Suara.com - Akulaku membantah isu yang menyebut ada 12 juta data penggunanya bocor dan dijual di forum hacker RaidForums. Dijelaskan bahwa data pengguna masih tetap aman terkendali.
"Kami telah memeriksa sistem keamanan informasi Akulaku dan kami tidak menemukan indikasi apapun mengenai adanya kebocoran data pada sistem kami. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa data pengguna tetap aman terkendali," kata Efrinal Sinaga selaku Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (18/1/2022).
Menurut Efrinal, tim Akulaku juga sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut pada sumber data dan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup. Dari sana, ia menyimpulkan bahwa informasi yang tersebar adalah palsu.
"Dengan demikian, kami menyanggah informasi palsu mengenai adanya kebocoran data sebagaimana dituduhkan terhadap Akulaku," tambahnya.
Ia memaparkan, data pengguna Akulaku terlindungi dengan sistem keamanan yang berlapis demi mencegah risiko peretasan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Sesuai dengan kebijakan privasi yang kami implementasikan, Akulaku terus berkomitmen untuk melindungi privasi dan data pribadi untuk memberikan layanan terbaik kepada para pengguna Akulaku," tuturnya.
Kemudian, Efrinal menambahkan kalau pihak Akulaku menyadari bahwa faktor keamanan siber akan terus berkembang. Dengan demikian, pihaknya terus berinovasi secara berkelanjutan untuk memperkuat sistem keamanan data dalam upaya memberikan pengalaman yang terbaik bagi pengguna.
Lebih lanjut, Akulaku mengimbau masyarakat dan pelaku usaha industri sejenis untuk tidak melakukan transaksi dengan oknum penjual data yang dimaksud guna melindungi diri dari kerugian serta ekonomi.
"Akulaku sebagai platform penyedia layanan keuangan digital terkemuka di Indonesia selalu menempatkan keamanan dan kenyamanan pengguna sebagai prioritas utama dari kami," jelas Efrinal.
Baca Juga: Prediksi Kejahatan Siber 2022: Marak Pembobolan Data, Serangan Kripto, dan NFT
Sebelumnya informasi kebocoran 12 juta pengguna Akulaku ramai di Twitter yang diunggah pada 14 Januari lalu. Informasi yang diunggah akun @rednesia ini menautkan screenshot berisi kebocoran data yang diduga berasal dari 12 juta pengguna Akulaku.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Selasa (18/1/2022), data ini diunggah oleh akun bernama RafRR. Data 12 juta pengguna Akulaku ini berisi informasi seperti nama, nomor HP, alamat, domisili, hingga provinsi.
Akan tetapi, akun tersebut tertulis telah diblokir (banned) karena berpotensi menyebabkan scammer. Begitu pula dengan thread yang diunggah oleh RafRR sudah diblokir platform, meskipun masih bisa dibuka.
Berita Terkait
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Registrasi Kartu SIM dengan Biometrik, Pakar: Berisiko, Ngeri Kita!
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
-
7 Cara Mengamankan Akun Instagram dari Hacker, Solusi Aman dari 'Serangan Reset Password'
-
Hindari Kebocoran Data: Panduan Lengkap Memperbaiki HP Android yang Kena Hack
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
7 HP Rp2 Jutaan Kamera 108MP dengan Stabilizer, Hasil Jepretan Jernih Mirip iPhone