Suara.com - Facebook Messenger baru saja memperkenalkan berbagai fitur baru.
Salah satunya adalah deteksi tangkapan layar (screenshot) yang memungkinkan pengguna mendapatkan notifikasi baru.
Sebelumnya, notifikasi screenshot hanya tersedia di vanish mode atau pesan menghilang. Kini, fitur diperluas untuk semua mode percakapan.
"Kami pikir itu penting bagi kalian untuk menggunakan obrolan terenkripsi dan tetap merasa aman, jadi kami ingin memberitahu kalian jika ada yang mengambil screenshot dari pesan," kata Meta selaku perusahaan induk Facebook Messenger, dikutip dari The Federal, Senin (31/1/2022).
Selain itu, fitur baru FB Messenger lainnya adalah enkripsi end-to-end untuk percakapan teks ataupun panggilan audio/video di chat grup.
Fitur ini sebenarnya sudah diuji tahun lalu dan sudah resmi dihadirkan di Messenger.
"Kami sangat senang mengumumkan bahwa fitur ini tersedia untuk semua pengguna. Sekarang kalian dapat memilih untuk terhubung dengan teman dan keluarga anda lebih privat dan aman," tambah Meta.
FB Messenger juga memperkenalkan GIF dan stiker ke pengguna. Ini diklaim membantu pengalaman pengguna menjadi lebih baik saat memakai aplikasi.
Lalu ada fitur reaksi pesan lewat berbagai emoji. Pengguna Messenger bisa menekan chat yang mau ditanggapi dan memilih salah satu dari enam emoji yang tersedia.
Baca Juga: Ini Cara Mendapatkan Uang dari Menjual Data Pribadi
Mereka juga bisa mengetuk pesan dua kali untuk memberikan like atau ikon hati di percakapan. Ini mirip dengan apa yang sudah ada di DM Instagram.
Selanjutnya adalah fitur yang membuat pengguna bisa membalas suatu pesan.
Fitur ini mirip dengan yang sudah ada di WhatsApp, di mana pesan Messenger bisa digeser atau ditekan untuk membalas langsung chat tersebut.
Pesan yang ditekan juga bisa menampilkan opsi seperti teruskan atau forward.
Nantinya, pesan itu akan diteruskan ke pengguna lain ataupun obrolan grup, mirip dengan yang ada di WhatsApp.
Fitur lainnya yakni lencana (badge) yang menandakan kalau lawan bicaranya adalah akun asli.
Terakhir adalah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengedit foto atau video sebelum dikirim.
Nantinya, pengguna Messenger bisa menambahkan stiker, coretan, menambahkan teks, memotong, atau mengedit video sesuai keinginan mereka.
Berita Terkait
-
Fitur Reaksi Pesan WhatsApp Akan Hadir untuk Pengguna iOS
-
Diduga Kumpulkan 44 Juta Data Pengguna, Meta Digugat Rp 45 Triliun
-
Meta Wajibkan Karyawan Vaksin Booster sebelum Kembali Kerja di Kantor
-
Beda dari Facebook, Apple Tak Berambisi Bangun Metaverse
-
Dianggap Persulit Pengguna, Google dan Facebook Didenda Rp 3,4 Triliun
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar