Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan sistem identitas digital nasional untuk mengelola data pribadi masyarakat di dunia digital. Dengan ini, data masyarakat untuk menggunakan platform digital dapat teridentifikasi.
"Identitas digital penting di indonesia agar setiap orang bisa diidentifikasi," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, di konferensi pers virtual, Rabu (2/2/2022).
Semuel menjelaskan bahwa identitas digital ini memiliki manfaat agar data digital yang dimiliki masyarakat tidak disalahgunakan. Kemudian, identitas digital membuat pendaftaran dalam suatu platform menjadi lebih praktis.
"Jadi setiap masuk ke ruang digital tidak perlu lagi mengisi form data pribadi. Misalnya seperti bayar pajak, membuat rekening baru di bank, yang memerlukan dokumen 20 halaman," tambah Semuel.
Semuel memaparkan contoh kasus seperti di negara Uni Eropa. Ia mengatakan kalau masyarakat di 27 negara Uni Eropa dapat mengakses layanan publik lintas batas.
Contoh lainnya di Amerika Serikat. Identitas digital terkait informasi medis diperkirakan menghasilkan penghematan hingga 130 miliar dolar AS atau Rp 1.866 triliun.
"Dengan probabilitas ini, nanti bakal menghemat banyak sekali. Karena tidak semua orang membuat ID baru. Jadi sekali saja, tapi datanya sudah tersertifikasi," katanya.
Kasus lainnya, kata Semuel, dicontohkan di India. Identitas digital memungkinkan masyarakat dapat mengakses layanan sosial, kesehatan dan keuangan, melakukan pemungutan suara, serta memiliki peluang ekonomi baru.
Dengan implementasi identitas digital, India telah melakukan transfer bantuan tunjangan tunai kepada 47 juta penerima yang bernilai 140 miliar Rupee dan melalui 400 skema di bawah 56 kementerian.
Baca Juga: Kominfo Nilai Teknologi Open RAN Bisa Perluas Jaringan Seluler di Indonesia
Identitas Digital juga dinilai Semuel dapat mengurangi potensi pemalsuan identitas. Sebab ada kriteria berlapis untuk memverifikasi identitas digital seseorang, seperti kode unik perangkat, password, karakteristik biometrik, dan pola perilaku.
Di poin ini, Semuel menjelaskan studi kasus di Australia. Sistem identitas digital di sana, MyGovID, menggunakan sistem verifikasi yang menyeluruh.
Sehingga, itu bisa memastikan kebenaran identitas masyarakat dalam mengakses sertifikat vaksin Covid-19 dan menggunakan e-wallet.
Lebih lanjut, Semuel mengatakan kalau pihaknya masih mengkaji sistem identitas digital nasional. Salah satu prioritas utamanya yakni mengesahkan regulasi yang berkaitan, yaitu Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
"Jadi Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain di identitas digital ini," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
Riset Kaspersky 2026: 84% Pengguna Simpan Data Sensitif Secara Digital, Ini Risiko dan Cara Aman
-
Waspada! 5 Kebiasaan Online Sepele yang Diam-Diam Mengancam Keamanan Data Anda
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
16 HP Android yang Mendukung AirDrop via Quick Share, dari Samsung hingga OPPO
-
Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru
-
Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan
-
5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
-
Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini
-
TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan
-
Pre-Order MacBook Neo Resmi Dibuka, Ini Jadwal PO dan Bonus Menarik dari Reseller Apple di Indonesia
-
Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s
-
Dell Rilis Laptop Gaming Alienware 15 Terjangkau, Pakai RTX 5060 dan Desain Lebih Ringkas
-
3 HP Baru Xiaomi Segera Rilis, Bawa Kamera Leica dan Baterai Jumbo