Suara.com - Battlefield 2042 memancing beragam kritik dan hujatan dari penggemar saat meluncur pada November tahun lalu. Sang publisher, Electronic Arts mengakui bahwa Battlefield 2042 telah gagal memenuhi harapan dari perusahaan.
Penggemar game FPS dan seri Battlefield tentu berharap lebih pada proyek besutan DICE tersebut. Setelah trailer pertama muncul pada 2020, penantian mereka di akhir 2021 tak sesuai ekspektasi awal.
Game ini telah dikritik karena beberapa hal termasuk desain peta, sebaran peluru yang tidak akurat, dan masih banyak lagi. CEO EA, Andrew Wilson mengakui bahwa "Battlefield 2042 gagal memenuhi ekspektasi penggemar dan harapan dari perusahaan".
Ia turut menyinggung adanya lockdown di masa pandemi yang berdampak pada pengembangan game. "Mengembangkan game ini dengan tim kami yang bekerja dari rumah selama hampir dua tahun akhirnya terbukti menjadi tantangan tersendiri," kata Andrew Wilson.
Petinggi EA itu mengeluarkan pengakuan terkait gagalnya Battlefield 2042 selama acara laporan kuartalan keuangan perusahaan dengan investor.
Dikutip dari Dotesports, perusahaan belum memberi angka pasti terkait berapa jumlah kopi game yang terjual. Meski begitu, jumlahnya diklasifikasikan sebagai hal yang "mengecewakan". Untungnya, kegagalan Battlefield 2042 tak terlalu memukul pendapatan EA.
Total pendapatan EA naik 7 bersen di mana pemesanan bersih berhasil memecahkan rekor perusahaan. Naiknya pendapatan EA kemungkinan sebagai dampak dari keberhasilan judul lain seperti FIFA 22, Apex Legends, dan Madden NFL 22.
Jika masih ingat, Battlefield 2042 langsung dibanjiri ulasan negatif dari penggemar sesaat setelah peluncuran utamanya. Hal yang paling menyedihkan adalah Battlefield 2042 masuk ke dalam daftar Hall of Shame.
Game FPS ini sempat masuk daftar Hall of Shame di Steam 250 bersama dengan eFootball 2022. Penggemar mengeluhkan banyak bugs, tidak ada indikator arah penembak, senjata terbatas, masalah crash, hingga hilangnya banyak fitur yang diharapkan.
Baca Juga: Saingi Microscoft, Sony Akuisisi Studio Game Bungie
Sebagai informasi, Battlefield 2042 telah meluncur ke beberapa platform termasuk PS4, PS5, PC, Xbox One, dan Xbox Series X/S pada 19 November lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED