Suara.com - Nampaknya, Amerika Serikat (AS) serius menapaki dunia robotik untuk sektor penting, seperti menjaga keamanan negara.
Robot anjing diuji coba untuk berpatroli di perbatasan meskipun sekarang baru tahap ujicoba.
Meski masih dalam tahapan uji coba, kabar ini menarik mengingat masih belum banyak kehadiran otomasi yang menanggung beban dan tanggung jawab yang besar.
Mengutip Gizmo China dari Antara, Senin (7/2/2022), kehadiran robot anjing dalam menjaga perbatasan Amerika Serikat dirilis langsung oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Meski bentuknya tak memiliki kepala, robot itu terlihat seperti anjing karena memiliki empat kaki dan bertubuh tegap, layaknya anjing penjaga yang sudah dilatih untuk sistem keamanan.
Mesin-mesin tersebut sedang diuji dalam berbagai situasi pengawasan yang menurut Departemen Keamanan AS telah berhasil sejauh ini.
Pengembangan mesin ini akan berlanjut menurut Departemen Keamanan AS dan perbatasan selatan AS bisa menjadi panggung yang bagus untuk mesin itu menunjukkan performanya, mengingat medannya yang tidak ramah.
Departemen Keamanan mendapatkan bantuan pengembangan dan penelitian dari Direktorat Sains dan Teknologi yang berfokus pada kendaraan pengawasan darat otomatis.
Robot anjing yang disiapkan menjaga perbatasan AS tersebut dibuat oleh perusahaan robotika Ghost Robotics, yang populer dengan robot Ghost Vision 60-nya.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek, Robot Menulis Kaligrafi China
Robot anjing yang kini diujicobakan AS itu dilengkapi dengan kamera dan sensor untuk inspeksi dan diprogram untuk secara mandiri, berpatroli di titik arah GPS yang telah ditentukan sebelumnya.
Mereka dapat memeriksa gerbong kereta di rel, berjalan di sekitar bagian bawah gerbong, menjelajahi bangunan tempat tinggal, dan menanggapi pertemuan dengan individu yang berpotensi konflik.
Mereka sangat cocok untuk medan yang tidak rata di perbatasan karena mereka dapat menavigasi dengan mudah menggunakan empat kaki mereka.
Masih dibutuhkan solusi untuk ketahanan daya baterai untuk robot anjing itu bisa beroperasi dengan maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi