Para peneliti mengukur seberapa cocok masker dengan memantau efisiensi penyaringan dan menghitung skor 'faktor kecocokan'.
Hasilnya menunjukkan masker yang lebih pas memiliki celah lebih sedikit antara wajah seseorang dan tepi masker, memastikan udara yang dihirup tersaring melalui masker.
Pantyhose dan selotip kain paling efektif dalam meningkatkan kesesuaian masker KN95, masing-masing meningkatkan faktor kecocokan sebesar 27,7 dan 14,7.
Sementara itu, penggunaan kain kasa untuk menutup celah antara wajah dan masker KN95 hanya menawarkan 'peningkatan kecil' sebesar 2,7.
Dan menggunakan kain kasa di atas penutup KN95 hampir tidak meningkatkan kecocokan (1.6).
Mengikat earband pada topeng KN95 hanya meningkatkan kecocokannya sebesar 0,8, karena sudah sangat pas.
Masker bedah bekerja lebih baik jika dipakai dalam kombinasi dengan stoking (7.2) atau jika celahnya ditutup dengan selotip kain (4.8).
Karet gelang dan ikat telinga (2.5) adalah cara yang paling tidak efektif untuk membuat masker bedah lebih pas.
Tapi masih menawarkan perlindungan yang lebih besar daripada hanya memakai masker saja.
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengambil dan Mengerjakan Skripsi, Mahasiswa Wajib Tahu!
Namun, para peneliti mencatat banyak peretasan, termasuk yang paling efektif, tidak nyaman.
Karet memberi tekanan pada telinga dan wajah dan mengurangi sirkulasi darah ke telinga bagi sebagian orang.
Sementara itu, stoking memberikan 'ketidaknyamanan tingkat tinggi' kepada sukarelawan, menyebabkan masalah berbicara dan terkadang menutupi mata peserta selama latihan.
Dan sementara pita kain nyaman dipakai, itu tidak nyaman untuk dilepas dan para peneliti mencatat keringat atau gerakan dari waktu ke waktu dapat melepaskan pita itu.
Tetapi mereka mencatat bahwa peretasan tersebut 'dapat diakses oleh masyarakat umum' dan dapat membantu petugas kesehatan, yang biasanya memakai masker bedah dan KN95, memodifikasi masker mereka untuk mendapatkan perlindungan lebih.
Temuan ini juga dapat membantu desainer untuk meningkatkan masker dan perangkat pemasangan masker, kata tim tersebut.
Masker wajah tidak lagi diwajibkan secara hukum di Inggris setelah pembatasan dicabut bulan lalu.
Berita Terkait
-
Cegah Penyebaran COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Dukung Polda Metro Jaya Tutup Sementara Beberapa Titik
-
Waduh! Kluster Sekolah di Kota Solo Meluas, 151 Pelajar Terpapar COVID-19
-
Ada Varian COVID-19 Terbaru, Ini Penelitian Tentang Kebersihan Kabin Mobil
-
Bikin Lebih Mudah Minder, Studi Sebut Bentuk Tubuh Seperti Kim Kardashian Berbahaya Bagi Wanita
-
Ahli Tidak Menyarankan Penggunaan Masker N95 dan KN95 Dipakai Berhari-hari, Simak Penjelasannya di Sini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026
-
BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI
-
Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud