Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Aston University School of Biosciences mengungkapkan bila bakteri yang menempel di kabin mobil sangatlah banyak. Lebih parah dibandingkan bakteri yang berkeliaran di toilet.
Situasi bersih di kabin ini tentunya sangat penting, , apalagi kekinian kasus COVID-19 mengemuka lagi, dengan munculnya varian baru Omicron.
Dalam melakukan penelitian, para pakar mengambil sampel dari dua toilet umum dan lima kendaraan. Satu dari lima kendaraan yang dijadikan sampel baru berumur dua tahun.
Fakta yang lebih mengejutkan adalah setiap kendaraan dalam penelitian mengandung bakteri tinja. Tingkat bakteri tinja tertinggi ditemukan di bagasi.
Padahal bagasi merupakan tempat favorit para pemilik mobil untuk menyimpan bahan makanan.
Studi juga menemukan bahwa semakin tua kendaraan, semakin banyak bakteri yang terdapat di dalam kabin mobil.
"Memang kita tidak perlu khawatir berlebih. Namun di sisi lain orang-orang harus sadar bahwa tidak semua kotoran terlihat oleh mata kita," ujar Dr Jonathan Cox, dikutip dari Carscoops.
Dari hasil penelitian yang didapat, Jonathan Cox menyarankan, pemilik mobil harus lebih perhatian kebersihan kabin mobil mereka. Karena pada akhirnya, ini tentang bagaimana mengurangi risiko terkena penyakit. Termasuk di masa penyebaran virus COVID-19.
Adapun area mobil yang kotor dari hasil penelitian ini adalah:
Baca Juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bagikan Pesan Kepada Para Suami Pencinta Otomotif
- Bagasi dengan skor 1.425 bakteri.
- Jok pengemudi dengan skor 649 bakteri.
- Shifter atau tuas persneling 407 bakteri.
- Jok belakang 323 bakteri.
- Dasbor 317 bakteri.
Sedangkan area paling bersih dalam kabin mobil adalah lingkar kemudi atau setir.
Dari penelitian yang didapat, pengguna mobil jadi lebih rajin mencuci tangan dan menggunakan cairan pembunuh bakteri selama pandemi COVID-19.
Berita Terkait
-
Posisi WC yang Baik Menurut Islam dan Feng Shui, Bukan Sekadar Soal Estetika
-
Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan