Suara.com - Seorang lelaki baru-baru ini viral di media sosial usai mengamen di lampu merah.
Tak seperti pengamen di Indonesia pada umumnya, lelaki tersebut mengamen dengan memainkan alat musik biola.
Sebuah video viral dibagikan akun TikTok @samuelyonireceivaa pada 6 Februari, terekam seorang lelaki berdiri di tengah trotoar saat lampu merah.
Ia dan satu temannya membawa sebuah alat pengeras suara. Lelaki yang berdiri di tengah trotoar tersebut terekam memainkan biola dengan lagu Canon Rock.
Berkat pengeras suara tersebut, musik yang dimainkannya terdengar dengan jelas.
Sementara itu, temannya berjalan menghampiri para pengemudi yang berhenti di lampu merah untuk meminta uang.
Menurut keterangan pemilik akun, video tersebut tak sengaja direkamnya di Bandung ketika bertemu dengan pengamen tersebut.
"Pertama kalinya ke Bandung dan dapet suguhan kayak gini. Bandung gokil pokoknya!" tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Dalam kolom komentar, salah seorang warganet mengaku juga pernah bertemu dengan pengamen tersebut dan mengatakan bahwa pengamen itu kerap berpindah-pindah tempat.
"Dia pindah-pindah bang, nggak selalu di sana. Kadang di lampu merah ini (dekat Hotel Horison), kadang di lampu merah Jalan Jend. Achmad Yani juga gua pernah lihat," komentar @h.fredi.a.
Dalam video terpisah, pemilik akun bahkan mengunggah video ketika pengamen tersebut memainkan salah satu lagu untuk soundtrack Naruto menggunakan biolanya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 793.000 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 114.300 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Ikhlas ngasih 5 ribu juga kalau kayak gini mah, nampilin seni bukan cuma minta-minta," tulis akun @yourfuckingus.
"Sepertinya dia salah panggung," sahut @donyverus.
"Keren banget woi," ungkap @boooootleg.
"Hebat, padahal skill begini seharusnya dia bisa mendapatkan panggung yang layak," tambah @guman_boi.
Berita Terkait
-
Viral Tips and Trick Tuang Sabun Cair ke Selimut Sebelum Check Out Hotel Langsung Banjir Kecaman Publik: Ngaco!
-
Minta Saran Nama Anak dengan Unsur Kuliner, Usulan Nama 'Jeniper' Bikin Publik Ngakak Berat
-
Tim Basarnas Buru-buru Mau Tolong Orang Tenggelam, Malah Terhambat Disuruh Bayar Saat Akan Lewat Jembatan
-
Viral Bibi Ketar-ketir Terciduk Keponakan Lagi TikTokan Pakai Baju Begini, Ending Tuai Pujian
-
Gak Sabar Nunggu Pesanan Es Dawet, Cewek Ini Malah Lakukan Aksi Tak Terduga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!