Suara.com - Perusahaan riset DataReportal baru saja menerbitkan laporan terbaru bertajuk Digital 2022: Indonesia. Laporan tersebut berisi rincian terkait jumlah pengguna internet Indonesia di 2022.
Menurut laporan DataReportal, jumlah pengguna internet Indonesia 2022, tepatnya pada Januari kemarin, mencapai 204,7 juta orang. Adapun tingkat penetrasi internet Indonesia mencapai 73,7 persen dari total populasi pada awal tahun 2022.
"Halaman ini berisi semua data, wawasan, dan tren yang anda butuhkan untuk membantu memahami bagaimana orang-orang di Indonesia menggunakan perangkat dan layanan konektivitas pada tahun 2022," kata Simon Kemp selaku penulis laporan DataReportal, dikutip dari laman resmi, Senin (21/2/2022).
Kemp juga menyebut kalau pengguna internet di Indonesia meningkat hingga 2,1 juta orang atau 1 persen dari tahun 2021 ke 2022.
Sebagai perbandingan, DataReportal turut memuat data soal jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 277,7 juta hingga Januari 2022. Dari total keseluruhan, artinya ada 73,05 juta orang Indonesia yang tidak menggunakan internet di awal tahun 2022.
"Ini menandakan 26,3 persen penduduk Indonesia tetap melakukan aktivitas offline pada awal tahun," kata Kemp.
Namun DataReportal mengakui kalau angka tersebut bisa saja lebih tinggi. Alasannya, penelitian mereka masih terhambat fenomena pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Sehingga jumlah pengguna internet yang sebenarnya mungkin lebih tinggi daripada angka yang diterbitkan saat ini," kata Kemp.
Berapa kecepatan internet di Indonesia?
Baca Juga: Kominfo Klaim Pengguna Internet Indonesia Melonjak Karena Infrastruktur Semakin Bagus
DataReportal juga mengutip laporan dari Ookla mengenai kecepatan internet di Indonesia pada tahun 2022. Laporan ini dibagi menjadi dua kategori, yakni dari kecepatan internet ponsel dan fixed broadband (Wifi).
Median atau titik tengah kecepatan internet ponsel di Indonesia mencapai hingga 15,82 Mbps. Sementara median kecepatan koneksi internet Wifi di Indonesia sebesar 20,13 Mbps.
Data Ookla mengungkapkan bahwa median kecepatan koneksi internet ponsel di Indonesia meningkat sebesar 3,40 Mbps atau 27,4 persen dari Januari tahun 2021 lalu.
Sementara untuk median kecepatan Wifi Indonesia, jumlahnya meningkat 4,04 Mbps atau 25,1 persen dari periode yang sama.
Berita Terkait
-
Riset APJII: 55 Juta Orang Indonesia Belum Dapat Akses Internet di 2025
-
Jumlah Pengguna Internet Indonesia 2025 Tembus 229 Juta, Tingkat Penetrasi 80,66 Persen
-
Riset: Waktu Orang Indonesia Main Internet Capai 7 Jam 22 Menit per Hari
-
Riset: 72,1 Juta Orang Indonesia Belum Dapat Akses Internet di 2025, Peringkat 8 dari 10 Besar Dunia
-
Berapa Juta Pengguna Internet di Indonesia? Perlindungan Digital Bakal Diperketat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
-
Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm
-
3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026
-
Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal
-
4 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini 9 Agustus 2026, Masa Sulit Berakhir
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik