Suara.com - Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan bahwa di Laut Flores, tepatnya di zona Manggarai - Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat gap atau kekosongan gempa besar sejak tahun 1800an.
Hal ini diungkap Daryono usai terjadinya gempa 5,8 di Laut Flores, di sebelah utara Manggarai pada Senin malam (21/2/2022).
Kekosongan gempa besar itu menandakan ada potensi gempa besar di Zona Manggarai - Flores, karena di perairan utara Flores sudah beberapa kali terjadi gempa pemicu tsunami sejak 1800an. Di Laut Flores sendiri terdapat Sesar Naik Flores atau Flores back arc thrust yang beberapa kali memicu gempa besar serta tsunami.
"Perlu diingat bahwa wilayah Manggarai, Flores ini adalah kawasan kekosongan gempa besar dalam catatan sejarah gempa besar pemicu tsunami di NTT sejak tahun 1800an," terang Daryono keterangan resminya.
Dalam korespondensi via pesan singkat dengan Suara.com, Daryono menjelaskan bahwa ada potensi gempa dengan magnitudo tertarget 7,5 di zona Manggarai - Flores.
Dalam catatan BMKG ada belasan gempa besar di utara Flores sejak 1800an. Terbaru adalah gempa 7,4 pada 14 Desember 2021 lalu yang memicu tsunami kecil di pesisir utara Flores. Gempa ini pusatnya dekat dengan Maumere dan Flores Timur yang berada sebelah timur Manggarai.
Sementara pada 1855 pernah terjadi gempa besar di utara Kepulauan Komodo, area yang kini masuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
Area kekosongan gempa ini disebut juga dengan seismic gap. Ini juga terjadi di Selat Sunda, yang selama 300 tahun belum memicu gempa sementara zona di sekitarnya telah menyebabkan gempa dalam beberapa tahun terakhir.
Bedanya pemicu gempa di Laut Flores adalah aktivitas Sesar Naik Flores atau Flores back arc thrust. Sementara Selat Sunda adalah zona megathrust, tempat pertemuan antara lempeng Indo-Australia dengan Eurasia. BMKG baru-baru ini mengatakan magnitudo tertarget Selat Sunda adalah 8,7.
Baca Juga: Gempa 5,8 yang Terasa hingga Labuan Bajo Dipicu Aktivitas Sesar Naik Flores
Sayangnya Daryono tidak merinci apakah potensi gempa 7,5 Zona Manggarai - Flores bisa memicu tsunami atau tidak jika benar-benar terjadi. Juga tak dijelaskan apakah gempa di utara Flores itu bisa turut memicu tsunami di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Adapun gempa 5,8 di utara Manggarai pada Senin tidak menyebabkan tsunami. Juga belum ada laporan tentang kerusakkan atau korban akibat lindu yang diikuti oleh 22 gempa susulan tersebut.
Berita Terkait
-
Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral
-
El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?
-
BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia
-
Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan