Suara.com - Google Cloud bermitra dengan Aksesmu, platform digital untuk distribusi stok barang ritel, untuk digitalisasi warung di Indonesia.
"Upaya inovasi tiada henti yang dilakukan perusahaan tidak hanya akan membantu melindungi mata pencarian pemilik warung dan memperbaiki daya saing mereka, namun juga menciptakan ekosistem distribusi ritel yang kuat untuk mendukung pemulihan ekonomi dan pertumbuhan jangka panjang Indonesia," kata pimpinan Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie, dalam siaran pers, Rabu (23/2/2022).
Aksesmu, yang dikelola oleh PT Sumber Trijaya Lestari, menggunakan cloud terbuka dari Google Cloud untuk mengembangkan aplikasi, mengintegrasikan pihak ketiga dan memastikan alur data dilindungi enkripsi untuk mengurangi risiko keamanan.
Pada kolaborasi ini, tim Aksesmu yang bersinggungan langsung dengan pemilik usaha warung menggunakan produk Google Workspace, seperti Gmail, Drive, Calendar dan Meet.
Google Cloud dan Aksesmu berencana menggunakan analisis data, kecerdasan buatan dan pemelajaran mesin untuk memberikan layanan pada pemilik warung. Teknologi tersebut digunakan untuk memahami pembelian konsumen, merekomendasikan barang untuk dijual atau dipajang di warung demi meningkatkan penjualan.
Warung yang bergabung dengan Aksesmu akan bisa menggunakan Google My Business, supaya warung bisa ditemukan di Google Search dan Google Maps.
Aksesmu merupakan platform digital untuk berbelanja stok produk, bisa diakses melalui telepon seluler. Stok barang akan dikirim dari tempat penyimpanan yang berada dalam radius 10 kilometer dari warung.
"Misi Aksesmu adalah menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan dan membangun ekosistem distribusi produk yang efektif untuk usaha mikro dan kecil Indonesia," kata Direktur PT Sumber Trijaya Lestari, Hans Harischandra, dalam keterangan pers yang sama.
Aksesmu bekerja sama dengan pihak ketiga untuk layanan yang ada di platform tersebut. Untuk pengelolaan arus kas, mereka menggandeng perusahaan teknologi finansial. Sementara untuk sumber pendapatan tambahan warung, mereka bekerja sama dengan layanan isi ulang kartu prayabar ponsel dan token listrik. [Antara]
Baca Juga: Percepat Inklusi Keuangan di Indonesia, Bank Aladin Syariah Gandeng Google Cloud
Berita Terkait
-
Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
-
Nadiem Calon Tersangka Korupsi Google Cloud di KPK, Kuasa Hukum Membantah
-
KPK Selidiki Korupsi Google Cloud, Kuasa Hukum Bantah Nadiem Makarim Terlibat
-
Google Cloud Diselidiki, Stafsus Nadiem Makarim Ikut Disorot KPK
-
Selain Chromebook, KPK Sebut Nadiem Makarim dan Stafsusnya Calon Tersangka Kasus Google Cloud
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai
-
5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking
-
Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
-
7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
-
Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X
-
5 Rekomendasi HP OPPO Tahan Banting 2026, Harga Tidak Bikin Kantong Kering
-
5 Merek HP Terlaris Global Q1 2026 Versi Counterpoint: Apple Memimpin, Samsung Nomor 2
-
Super Mario Galaxy Jadi Film Adaptasi Game Terlaris Ketiga, Pendapatan Tembus Rp10 Triliun
-
Update Battlefield 6 Hadirkan Senjata dan Kendaraan Anyar, Aktif 14 April 2026