Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison berupaya membantu transformasi industri 4.0, khususnya supply chain atau rantai pasokan, di Indonesia lewat event Indosat Business Connex Webinar Series 2022.
Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bayu Hanantasena, mengatakan Indosat Business Connex Webinar Series 2022 ditujukan sebagai wadah solusi digital di sektor industri Indonesia untuk dapat bangkit bersama dari pandemi Covid-19.
"Kami berharap diskusi ini menghasilkan manfaat yang dapat diimplementasikan bagi perindustrian di Indonesia agar tetap kompetitif dalam perjalanan menuju industri 4.0," kata Bayu dalam konferensi pers virtual, dikutip Jumat (11/3/2022).
Diketahui bahwa pandemi COVID-19 telah memberikan implikasi jangka panjang pada supply chain global karena telah mengubah cara masyarakat.
Terlebih banyak industri yang terhambat kebijakan lockdown dan pembatasan mobilisasi.
Menurut Indosat, 97 persen perusahaan produk industri merasakan bahwa pandemi berdampak negatif pada bisnis perusahaan.
Lalu sebagian besar produsen telah melaporkan adanya peningkatan biaya selama pandemi untuk mendapatkan bahan baku, beradaptasi dengan perubahan peraturan ketenagakerjaan, serta tarif pengiriman yang lebih tinggi.
Untuk itu, industri manufaktur dan supply chain perlu beradaptasi agar selalu siap beroperasional di segala kondisi.
Salah satu kuncinya adalah menggunakan inovasi teknologi dan mempersiapkan perusahaan untuk masuk ke industri 4.0 dengan platform digital.
Baca Juga: Bangun Jaringan Kelas Dunia, Indosat Gandeng Huawei untuk Pacu Integrasi RAN
Indosat Business Connex Webinar Series 2022 menawarkan berbagai solusi bisnis digital seperti Hybrid Cloud Services (Hybrid Cloud, Cloud Collaborations), Security Solutions (Security Operations Center), IoT (Smart Manufacturing, Smart Power Management, Asset Management Coldchain, Next Fleet), Meet Team Pro (dengan Google Workspace), serta Managed SD-WAN.
Solusi digital itu dinilai dapat menyederhanakan dan mengoptimalkan penerapan layanan perusahaan melalui layanan berbasis cloud yang aman dan nyaman.
Nantinya, solusi itu dapat diaplikasikan oleh seluruh ukuran bisnis di Indonesia, mulai dari usaha kecil hingga menengah, startup, perusahaan besar, maupun institusi pemerintah yang bergerak di bidang apapun.
"Seluruh ukuran bisnis dapat merasakan manfaat digitalisasi yang di antaranya dapat membantu meningkatkan ketersediaan, produktivitas, dan kualitas produk hingga 10 persen, melakukan pemantauan real-time di berbagai tempat untuk pemeliharaan yang prediktif, melakukan rekonsiliasi data, dan lainnya," papar Bayu.
Dalam kesempatan yang sama, Indosat Ooredoo Hutchison juga mengumumkan kerjasama dengan Google untuk menghadirkan Meet team Pro layanan aplikasi Cloud dan Business Application (GWS) bagi para pelanggan.
Menyambut kemitraan ini, Indosat Business Connex Webinar Series 2022 memberikan penawaran menarik bagi para peserta webinar berupa potongan harga berlangganan Meet Team Pro GWS for Business bagi para pengguna baru.
Berita Terkait
-
XL Axiata Future Leaders, Siapkan Mahasiswa Hadapi Trend Industri 4.0 dan Society 5.0
-
Indosat dan Tri Diminta Tetap Perhatikan Konsumen Usai Merger
-
Ketersediaan Infrastruktur 5G Penting untuk Wujudkan Industri 4.0
-
Pengamat Ungkap Manfaat Konsolidasi Indosat dan Tri
-
Merger Indosat dan Tri Akan Percepat Inovasi Digital Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Babak Terakhir di Night City, CDPR Umumkan Tak Ada Lagi DLC untuk Cyberpunk 2077
-
Xiaomi Pad 8 Series: Tablet Android Pertama dengan PC-Level WPS Office untuk Kerja Profesional
-
5 Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Termurah 2026, Kuat 2 Hari Tanpa Charger
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Maret 2026: Raih 20 Ribu Gems dan Kilas Balik 115-117
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap