Suara.com - Google bakal meluncurkan fitur baru untuk pengguna Android di Ukraina.
Fitur ini memungkinkan mereka mendapatkan peringatan apabila terjadi serangan udara di dekat mereka.
Google menyebut bahwa mereka sedang bekerja sama dengan pemerintah Ukraina untuk meluncurkan sistem peringatan ke para pengguna Android di sana.
"Tragisnya, jutaan orang di Ukraina sekarang mengandalkan peringatan serangan udara untuk mencoba menyelamatkan diri," kata Google dalam blog resminya, dikutip dari The Verge, Minggu (13/3/2022).
Fitur ini akan didasarkan pada peringatan yang sudah dikirim oleh pemerintah Ukraina.
Ini juga dikembangkan dari sistem yang sama untuk mengirim peringatan tentang gempa bumi, yang sudah lebih dulu dikenalkan Google.
Google juga sudah menyediakan aplikasi Ukrainian Alarm di Play Store.
Aplikasi ini ditujukan untuk mengirim pemberitahuan jika ada serangan udara yang menerjang wilayah terdekat di Ukraina.
Aplikasi itu sudah bisa diunduh pengguna dan dipastikan bakal ditingkatkan untuk semua pengguna Android di Ukraina dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Jangan Khawatir Tidak Ada Jaringan, Aplikasi "Live Transcribe" Google Tetap Bisa Digunakan
Sejak invasi ke Ukraina, Google memang banyak mengeluarkan hukuman ke Rusia.
Hingga saat ini, mereka sudah memblokir semua iklan dan menghapus aplikasi media milik pemerintah Rusia di Google Play.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya