Suara.com - Line Next. Inc., perusahaan patungan Line yang didedikasikan untuk mengembangkan dan memperluas ekosistem NFT global.
Perusahaan berbasis di Korea Selatan ini menggandeng 26 perusahaan menciptakan NFT berbasis konten IP popular.
Hal ini dan memungkinkan pengguna membeli serta menjual NFT dengan menggunakan produk pembayaran yang mudah digunakan.
Mitra kerja sama ini terdiri dari SoftBank Corp., NAVER, LINE Taiwan Limited, NAVER Z, LINE studio, LINE Games, CJ ENM, YG PLUS, Hashed, K Auction, SHINSEGAE, Visa.
Termasuk Crypto.com, Afun Interactive, AI Network, J&John, KMCA, LoadComplete, LOTTE WORLD, Mythical Games, Pangea, Peaches., 111%, Rich Alien, dan WOW POINT.
Kerja sama ini meliputi berbagai industri, mulai dari game, hiburan, webtoon, metaverse, karya seni, dan perusahaan-perusahaan jasa.
Line Next bertujuan memimpin perkembangan ekosistem NFT dan membangun rantai NFT yang bernilai secara global.
Berbasis teknologi blockchain dan platform NFT, Line Next dan mitra perusahaan akan mengembangkan NFT dengan menyediakan konten IP popular.
Juga karya-karya artis ternama, dan lebih banyak lagi yang dirancang untuk menawarkan pengalaman NFT yang ramah pengguna.
Baca Juga: Cara Beli Stiker Line Menggunakan Pulsa dan OVO Cepat, Aman, dan Legal
Khusus untuk Mythical Games, kedua perusahaan akan bekerjasama mengembangkan blockchain mainnet.
Line Next juga akan membantu membangun pasar dan mendukung perdagangan di platform NFT global DOSI yang akan segera dirilis.
“Dengan menggabungkan infrastruktur Line dan pengetahuan blockchain, Line Next bertujuan membangun ekosistem NFT No. 1 di dunia dan menginovasi komunikasi menuju lingkungan Web3,” kata Youngsu Ko, CEO LINE NEXT dalam keterangan resminya, Minggu (20/3/2022).
Line Next berencana meluncurkan platform NFT global, DOSI pada paruh pertama tahun ini guna mendukung perusahaan dan kreator di seluruh dunia.
Sebagai tambahan, sebuah layanan NFT akan diperkenalkan di Jepang pada musim semi ini oleh LVC, anak perusahaan Line yang mengoperasikan bisnis terkait cryptocurrency dan blockchain Line di Jepang.
Berita Terkait
-
Ratusan NFT di OpenSea Dicuri Hacker, Kerugian Tembus Rp 24 Miliar
-
Survei: Proyeksi Tren NFT di Indonesia Berlangsung hingga Lebih dari 5 Tahun ke Depan
-
OpenSea Rilis Fitur Baru, Hindari Penipuan Transaksi NFT di Discord
-
McDonald's Segera Buka Restoran di Metaverse
-
YouTube Siapkan Fitur Baru Terkait NFT dan Metaverse
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan