Suara.com - Twitter mengatakan telah melabeli atau menghapus lebih dari 50.000 konten hoaks soal perang Rusia-Ukraina.
Disebutkan kalau puluhan ribu tweet itu telah melanggar kebijakan platformnya.
Selain itu, Twitter juga menghapus lebih dari 75.000 akun karena dideteksi palsu hingga spam.
Diketahui, akun ini terlibat dalam kampanye propaganda pemerintah, seperti menggaungkan tagar #StandWithPutin yang viral bulan dari kampanye massal.
Mengutip Engadget, Senin (21/3/2022), Twitter mengatakan, kalau kampanye massal ini bukan hanya disebabkan satu pihak seperti pemerintah.
Perusahaan menyebut kalau misinformasi ini disebarkan oleh beragam pihak.
Sebagai contoh, pelanggar yang dimaksud adalah mereka yang menyebarkan rekaman video perang lama tapi dikaitkan dengan perang Rusia-Ukraina.
Ada juga akun palsu yang menyebarkan penggalangan dana terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Twitter sendiri sudah menindak beragam konten terkait invasi tersebut.
Baca Juga: Upadate Kasus terbaru Covid -19 di Indonesia
Februari lalu, mereka telah memberikan label ke lebih dari 61.000 tweet yang menautkan link dari media milik pemerintah Rusia.
Twitter juga masih mengizinkan media pemerintah seperti RT News atau Sputnik untuk tetap beredar di platform.
Namun, mereka diberi label khusus dan dilarang menyebarkan iklan di Twitter.
Di sisi lain, pemerintah Rusia sudah memblokir akses ke Twitter untuk mengurangi akses informasi di internet.
Selain itu, mereka juga sudah memblokir Facebook, TikTok, hingga Instagram.
Berita Terkait
-
Twitter Spaces Uji Fitur Baru, Bagikan Cuplikan Rekaman Suara Host
-
Fitur Twitter Shops Dirilis, Belanja Bisa Langsung dari Profil
-
Tembus Pemblokiran Rusia, Twitter Luncurkan Situs Tor
-
Karyawan Twitter Kembali Kerja di Kantor Mulai 15 Maret Mendatang
-
5 Alasan yang Membuat Twitter Begitu Disukai Banyak Orang, Setuju?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc