Suara.com - Salah satu kreator game kenamaan Indonesia, Mohammad Fahmi Hasni meninggal dunia. Fahmi adalah salah satu pengembang game Coffee Talk. Apa itu Coffee Talk?
Untuk mengenang kiprah Fahmi dalam dunia game tanah air, tidak ada salahnya anda mengenal apa itu Coffee Talk. Palagi game ini mendapat banyak penghargaan internasional.
Kabar duka meninggalnya Fahmi Hasni ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga dan developer maupun publisher Toge Productions melalui media sosial Twitter.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun telah meninggal adik saya Fahmi, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada urusan atau hutang yang belum diselesaikan bisa menghubungi kami pihak keluarga," bunyi cuitan di akun Twitter pribadi Fahmi, @fahmitsu seperti yang dikutip dari Suara.com. Lantas apa itu Coffe Talk ini?
Apa itu Coffee Talk
Game Coffee Talk merupakan game yang terinspirasi dari anime tahun 90-an yang menceritakan dunia alternatif dari Seattle. Game ini mengisahkan seorang barista yang bekerja di sebuah kedai kopi.
Barista tersebut melayani berbagai jenis pelanggan, mulai dari manusia biasa hingga makhluk fantasi seperti putri duyung, elf, orc dan masih banyak lainnya. Pemain juga akan menemui beberapa karakter seperti Freya (peri wanita dan jurnalis), Jorji (polisi), Rachel (mantan girl band), Hyde (vampir), Gala (manusia serigala), Neil (alien) dan masih banyak lagi.
Coffee Talk tidak hanya memiliki fitur untuk melayani pelanggan, namun pemain diharuskan untuk mendengarkan curhatan dari pelanggannya. Pemain juga harus dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dialami oleh para pelanggannya dengan berdiskusi.
Game ini memberikan pengalaman bermain dan berpikir untuk mengambil sebuah keputusan. Coffee Talk juga memiliki banyak pilihan musik dengan aliran lo-fi maupun musik Jazz yang cocok untuk dimainkan saat istirahat.
Baca Juga: Profil Fahmi Hasni Coffee Talk, Kreator Game Peraih Penghargaan Internasional Meninggal Dunia
Mendapatkan Review Positif
Coffee Talk merupakan sebuah game yang berbasis narasi dengan mengandalkan dialog dalam game-nya. Game yang dirilis akhir Januari 2020 ini bahkan mendapatkan nilai “very positive” dalam kategori All Reviews sejumlah 94 persen dari 4.215 pemain. Pada November 2021, Coffee Talk mendapatkan penghargaan Grand Jury Award di SEA Game Award. Lantas apa itu game Coffee Talk yang diciptakan Mohammad Fahmi Hasni ini?
Melalui kesuksesannya, Toge Production selaku pengembang game ini akan menyiapkan sekuel game lanjutannya bertajuk “Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly” yang akan dirilis pada tahun 2022 ini.
Demikian informasi singkat mengenai apa itu Coffee Talk, game besutan Mohammad Fahmi Hasni yang telah mendunia dan mendapatkan banyak penghargaan internasional. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Profil Fahmi Hasni Coffee Talk, Kreator Game Peraih Penghargaan Internasional Meninggal Dunia
-
Kreator Game di Balik Coffee Talk, Fahmi Hasni Meninggal Dunia
-
Toge Productions Ungkap Trailer Coffee Talk Episode 2, Kapan Game Meluncur?
-
Coffee Talk, Game Multi Platform Buatan Indonesia Akan Rilis Tahun 2020
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact