Suara.com - Buku catatan milik ilmuwan terkemuka Charles Darwin yang disimpan dalam arsip perpustakan Universitas Cambridge di Inggris, ditemukan setelah menghilang secara misterius lebih dari dua dekade lalu.
Buku catatan tersebut dikenal sebagai buku catatan Pohon Kehidupan (Tree of Life) dan dikembalikan oleh orang yang tidak disebutkan namanya pada Maret 2022.
Buku tersebut dibungkus dengan plastik dan diletakkan di dalam tas hadiah berwarna merah muda.
Buku catatan tersebut mendapatkan julukannya dari sketsa gambar tangan yang dibuat Darwin pada 1837 tentang konsep Pohon Kehidupannya, yang menunjukkan pohon bercabang sebagai metafora untuk gagasannya seputar evolusi.
"Buku catatan itu mungkin kecil, hanya seukuran kartu pos, tetapi dampak yang diberikan mempengaruhi dunia sains dan penting bagi koleksi kelas dunia di sini," kata Jessica Gardner, pustakawan di perpustakan Universitas Cambridge, dikutip dari CNET, Kamis (7/4/2022).
Buku tersebut dikembalikan dalam kondisi baik dengan sebuah pesan terlampir yang berbunyi, "Pustakawan, selamat paskah. X."
Kepemilikan buku catatan itu mengalami masalah setelah dipindahkan dari ruang aman pada 2000 sehingga bisa diabadikan dalam difoto.
Ketika proyek fotografi selesai, pemeriksaan rutin yang dilakukan pada 2001 melaporkan bahwa buku catatan tersebut tidak ada di tempatnya.
Pada awalnya, para pustakawan mengira buku catatan itu hanya terselip atau salah tempat penyimpanan.
Baca Juga: Mirip Alien, Makhluk Misterius Baru Diidentifikasi Terdampar di Pantai Australia
Namun, pencarian yang dilakukan selama bertahun-tahun memberikan hasil nihil.
Hingga pencarian pada 2020 secara menyeluruh ke 189 kotak di Arsip Darwin menyimpulkan bahwa buku catatan tersebut dinyatakan hilang karena dicuri.
Perpustakaan mengeluarkan seruan publik untuk mengembalikan buku catatan yang hilang dan tampaknya sekarang telah membuahkan hasil.
Polisi Cambridgeshire menganggap penyelidikan masih terbuka dan tertarik pada petunjuk tentang siapa yang mungkin memiliki buku catatan selama ini.
Untuk merayakan kembalinya buku catatan tersebut, pihak perpustakaan akan memamerkan buku catatan itu di perpustakaan Universitas Cambridge pada 9 Juli dalam pameran gratis bernama Darwin in Conversation.
Perpustakaan Universitas Cambridge telah meningkatkan sistem dan protokol keamanannya dalam beberapa dekade sejak buku catatan tersebut hilang.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Ungkap Misteri Mumi Putri Duyung Berwajah Manusia Berusia 300 Tahun
-
Ilmuwan Temukan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia
-
Kawah Terbesar di Bumi Ditemukan, Berusia 100 Ribu Tahun
-
Ilmuwan Temukan Bukti Operasi Telinga Paling Tua, Berumur 5.300 Tahun
-
Ilmuwan Temukan Saudara Dinosaurus Berwajah Buaya, Berusia 125 Juta Tahun
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya