Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif Angga mengatakan pertumbuhan penetrasi internet perlu antisipasi dengan peningkatan infrastruktur, termasuk pusat data.
"Dengan pertumbuhan penetrasi internet yang terus meningkat, APJII harus mengantisipasi kebutuhan infrastruktur internet, termasuk titik pertukaran trafik internet dan pusat data, dari segi kapasitas, keandalan, dan efisiensi," kata Arif dikutip dari keterangan pers, Kamis (21/4/2022).
Menurut Structure Research, pusat data kolokasi di Jakarta diperkirakan akan tumbuh pada tingkat tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 23,7 persen dari tahun 2020 hingga 2025, yang mengindikasikan pertumbuhan besar di masa depan.
Sementara itu, APJII menyediakan sejumlah layanan strategis kepada anggotanya, termasuk akses ke Indonesia Internet Exchange, bantuan, seminar dan pelatihan, serta wawasan terkait industri. Layanan ini disediakan untuk mendukung anggotanya dalam menyediakan layanan internet berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Hal ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia yang mengupayakan transformasi digital melalui pembangunan infrastruktur digital dan internet yang inklusif agar dapat memperluas konektivitas di seluruh Indonesia.
APJII bersama penyedia layanan teknologi pusat data Asia Princeton Digital Group mengumumkan kerja sama dalam rangka mendorong infrastruktur internet Indonesia.
Kemitraan strategis ini akan membantu anggota APJII di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru untuk memiliki akses mudah ke IIX dan memperkuat infrastruktur konektivitas internet di Indonesia.
Kolaborasi ini juga akan mencakup 22MW Jakarta Cibitung 2 (JC2), pengembangan fasilitas pusat data baru yang belum lama ini diluncurkan PDG.
Melalui kerja sama ini, PDG membuka lebih banyak pilihan dari segi lokasi. Kerja sama ini akan membantu memfasilitasi anggota APJII untuk menjangkau lebih banyak konten digital dengan memanfaatkan jejak luas PDG di pasar.
Baca Juga: APJII dan Biznet Luncurkan Layanan Indonesia Internet Exchange Pertama di Luar Jakarta
Langkah ini juga akan memungkinkan penyedia konten untuk melakukan kolokasi dengan PDG untuk mendapatkan akses mudah ke IIX. Pada saat yang sama, APJII dapat memperluas komunitasnya dan menyediakan layanan Internet yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
"Berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital yang lebih kuat di Indonesia dan mendorong kemajuan bangsa secara luas merupakan salah satu fokus utama PDG," kata Managing Director Princeton Digital Group Indonesia Stephanus Tumbelaka.
"Berada di pusat pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dan digitalisasi yang cepat oleh sektor pemerintahan di Indonesia, PDG siap untuk melayani kebutuhan perusahaan penyedia cloud global, perusahaan penyedia internet dalam negeri, serta berbagai perusahaan; menyediakan skalabilitas, konektivitas, dan keandalan yang tak tertandingi," imbuhnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
Microchip: AI Generatif Mulai Bergeser dari Cloud ke Perangkat Edge
-
Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital
-
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation