Suara.com - Buat mereka yang sudah menonton film Doctor Strange 2, besar kemungkinan akan bertanya-tanya alasan Kang the Conqueror tidak muncul di Multiverse Of Madness.
Sebagai informasi, Jonathan Majors melakukan debut MCU-nya di final musim 1 sebagai Kang. Actingnya sangat bagus dan memukau.
Namun di sekuel Doctor Strange 2 kita hanya diajak melihat kehebatan akting Benedict Cumberbatch mengulangi perannya sebagai Avenger yang menggunakan sihir bersama Elizabeth Olsen, Xochitl Gomez, Benedict Wong, Chiwetel Ejiofor, dan Rachel McAdams.
Pada akhir musim 1 Loki "For all time. Always.", He Who Remains dari Majors terungkap sebagai orang yang berada di balik Time Variance Authority, dalam pertemuannya dengan Loki karya Tom Hiddleston dan Sylvie karya Sophia Di Martino
Saat itu, ia mengungkapkan dirinya sebagai Varian dari diktator penjelajah waktu yang kuat bernama Kang.
He Who Remains menyatakan bahwa keberadaannya yang berkelanjutan mencegah Varian lain naik ke tampuk kekuasaan dan menyebabkan perang multiversal.
Lalu mengapa Kang tak muncul di Multiverse of Madness?
Saat muncul di podcast Hero Nation Deadline, Waldron mengungkapkan bahwa dia ingin memusatkan Wanda Maximoff (Olsen), sang Penyihir Merah, sebagai antagonis film, daripada memasukkan penjahat seperti Kang.
Penulis menjelaskan bahwa dia dan sutradara Sam Raimi ingin menjadikan Wanda sebagai antagonis tunggal dalam karyanya yang satu ini.
Baca Juga: Kehebohan dalam Film Dr. Strange in The Multiverse of Madness
Waldron khawatir jika menampilkan Kang ke dalam narasi Multiverse of Madness dapat menyebabkan film tersebut menjadi penuh dengan karakter baik dalam peran utama maupun dengan penampilan kecil.
“Bagi saya rasanya seperti kami memiliki peluru terbesar dan terbaik, di Wanda. Bahwa ketika bekerja dengan Sam, saat itu seperti kita harus benar-benar membuat keputusan untuk menjadikan Wanda sebagai antagonis film ini," kata Waldron.
"Dan saya pikir jika Anda telah memperkenalkan Kang, sehebat Jonathan Majors, dan sehebat dia akan memainkan karakter itu, Anda akan mengambil risiko film itu mungkin terlalu banyak diisi," tambahnya.
Terlepas dari pentingnya perannya, Kang awalnya tidak direncanakan untuk debut di Loki dalam bentuk Varian He Who Remains.
Waldron sebelumnya mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa ketika dia menyadari bahwa serial ini akan lebih condong ke dalam penceritaan multiversal daripada perjalanan waktu.
Penulis ingin He Who Remains harus tetap menjadi Varian dari Kang.
Namun tak dapat dipungkiri, sebagai salah satu penjahat Marvel Comics yang paling kuat, debut penuh Kang adalah momen yang sangat dinanti karena ceritanya berpotensi memiliki konsekuensi besar untuk narasi MCU yang sedang berlangsung. [Damai Lestari]
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Serial Marvel di Disney Plus Hotstar
-
Doctor Strange In The Multiverse Of Madness Dilarang Arab Saudi, Ini Alasannya
-
5 Fakta Tubuh Doctor Strange, Tampak Awet Muda Meski Usianya Sangat Tua
-
Morbius, Pangeran Kelelawar dari Dunia Marvel
-
Moon Knight Tampilkan Sisi Gelap Marvel Cinematic Universe
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact