Suara.com - WhatsApp kembali merilis teknologi terbaru mereka yaitu WhatsApp Cloud API. Teknologi itu diluncurkan oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg, yakni META.
Zuckerberg resmi merilis WhatsApp Cloud API pada hari Jumat, (20/5/2022). Teknologi tersebut merupakan pengembangan platform WhatsApp bisnis yang bisa digunakan sebagai chat bot layaknya layanan customer service.
WhatsApp Cloud API ini memberikan kemudahan bagi perusahaan komersial untuk memberikan pelayanan kepada konsumen melalui pesan singkat.
Namun, WhatsApp Cloud API merupakan aplikasi terpisah dari WhatsApp Bisnis, yang digunakan secara gratis. Nantinya, penggunaan WhatsApp Cloud API akan berbayar dengan tujuan mendapatkan target lebih besar dan mencakup banyak perusahaan.
"Hari ini, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami membuka WhatsApp untuk bisnis apa pun dengan ukuran berapa pun di seluruh dunia melalui WhatsApp Cloud API," kata Zuckerberg dalam pernyataan resminya.
Zuckerberg menjelaskan WhatsApp Cloud API mampu membuat para pelaku bisnis mudah dalam merespons pertanyaan konsumen.
Adapun fitur spesial yang disediakan oleh WhatsApp Cloud API adalah chat bot. Fitur chat bot ini dapat disesuaikan dengan jenis layanan perusahaan.
Berkaitan dengan keamanan, Zuckerberg mengklaim bahwa WhatsApp Cloud API dilengkapi enkripsi. Karena itu, ia menjamin teknologi ini aman bagi pengguna maupun pelaku usaha.
“Kami semakin melihat bahwa orang-orang juga menginginkan kemudahan komunikasi yang sama dengan bisnis,” tambahnya.
Baca Juga: Cara Menambahkan Nomor Internasional di WhatsApp
Menurutnya, komunikasi antara konsumen dengan pelaku usaha harus diperbaiki demi memudahkan proses transaksi. WhatsApp juga telah melakukan survei yang melibatkan masyarakat Indonesia.
Hasilnya, sebanyak 86 persen masyarakat Indonesia mengaku mengirimkan pesan kepada perusahaan merupakan cara yang paling disukai. Selain karena praktis dan cepat mendapat informasi, pelanggan tidak harus kesusahan mendatangi perusahaan untuk mendapatkan informasi.
WhatsApp Cloud API dipercaya menjadi solusi atas kesulitan komunikasi antara pelaku bisnis dan pengguna. Zuckerberg mengatakan, layanan perusahaan umumnya hanya menerima pesan melalui telepon maupun email saja.
Namun era komunikasi yang semakin berubah dan bertambah pilihan, membuat diharuskannya ada inovasi yang mempermudah keduanya.
Dalam menggunakan WhatsApp Cloud API, pelaku bisnis diberikan beberapa keuntungan. Di antaranya mampu menghilangkan biaya server yang digunakan untuk layanan chat bot, hingga aplikasi bisa mengelola obrolan hingga 10 perangkat.
WhatsApp Cloud API juga telah digunakan oleh sejumlah perusahaan dalam negeri Tanah Air. Mereka adalah Indosat Ooredo, Bank Mandiri hingga AkuLaku.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali