Suara.com - Oppo baru saja dinobatkan sebagai raja ponsel di Indonesia oleh Counterpoint Research.
Mereka sukses dengan menguasai 22,3 persen pangsa pasar ponsel Indonesia selama kuartal satu (Q1) 2022.
PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan, kesuksesan ini tak terlepas dari kehadiran ponsel seri A dan Reno.
Peluncuran seri Oppo Reno7 jadi alasan perusahaan bisa mendulang angka shipment tinggi.
"Kenapa di Q1 tinggi karena memang di akhir bulan April kami launching Oppo Reno7. Maka dari itu Reno7 series kehitung di situ, semua Reno7 kan di-launching di Q1 2022," kata Aryo saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (24/5/2022).
"Nanti bisa cek deh, brand lain kayaknya enggak ada yang launch di Q1 2022. Maka dari itu kenapa angka shipment kami tinggi," tambah dia.
Faktor lainnya adalah peluncuran ponsel seri A, tepatnya Oppo A55 dan Oppo A76.
Sayangnya, Aryo masih belum bisa membagikan berapa market share tiga ponsel tersebut.
Saat ditanya bagaimana strategi mempertahankan posisi satu, Aryo mengatakan kalau itu bukan tujuan utama Oppo.
Baca Juga: Oppo Ajak Pelanggan Perbaiki Ponsel di Service Center Resmi
Ia lebih menitikberatkan ke bagaimana mewujudkan keinginan konsumen setia seperti perangkat apa yang mereka mau atau fitur mana yang mereka idamkan.
"Ini saja kalau konsisten cukup akan diterima konsumen dan bisa secara otomatis berpengaruh ke market share ke depannya," ujar dia.
Strategi lainnya, tambah Aryo, adalah memberikan layanan purna jual (after sales) yang terbaik ke pelanggan Oppo Indonesia.
"Tambahannya adalah bagaimana memberikan purna jual yang baik juga ke pelanggan," pungkasnya.
Sekadar informasi, Firma riset Counterpoint Research menobatkan Oppo sebagai penguasa pangsa pasar smartphone Indonesia selama kuartal satu (Q1) 2022.
Oppo menguasai 22,3 persen market share ponsel di Indonesia selama Q1 2022.
Di bawah Oppo ada Vivo dengan market share 20,6 persen. Lalu posisi ketiga ada Samsung dengan pangsa pasar 17,7 persen.
Sementara Xiaomi muncul di posisi keempat dengan market share 14,3 persen.
Posisi lima ditempati Realme dengan 11 persen, dan terbawah ada merek 'Lain' dengan 14,1 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123