Suara.com - Perusahaan pengembang game terbesar di Indonesia asal Bandung, Agate, mengumumkan penunjukan strategic advisor terbaru yang akan diisi oleh CEO dan Co-founder platform edukasi di bidang keuangan dan investasi Ternak Uang, Raymond Chin.
"Sejak pandemi, industri game di seluruh dunia justru terus menunjukkan tren yang positif. Di Indonesia sendiri, nilai industri game pada tahun 2021 mencapai 1,9 miliar dolar AS," kata CEO dan Co-founder PT Agate Internasional, Arief Widhiyasa dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).
Menurut dia momentum ini perlu dimanfaatkan dengan baik dan Raymond adalah sosok yang tepat untuk melengkapi roda perusahaan demi menuju arah yang ingin dicapai bersama.
Kapabilitas Raymond sebagai seorang pebisnis dan pelaku game diharapkan mampu mendorong misi Agate untuk kembangkan industri game dan developer lokal dalam menguasai pangsa pasar.
Penunjukan Raymond akan mendukung komitmen perusahaan dalam tiga hal, yaitu peningkatan kualitas sumber daya, pengembangan ekosistem bagi developer lokal, dan kemudahan akses dalam memasuki pasar global.
Sementara itu berkaca dari Vietnam, ada 150 lebih perusahaan game dengan jumlah pekerja yang mencapai lebih dari 20.000 orang. Sementara di Indonesia, tercatat hanya ada sekitar 2.000 orang pekerja di bidang game dari total 270 orang masyarakat Indonesia.
"Kekurangan talenta berkualitas serta adanya ekosistem game yang suportif dan terbuka bagi talent baru menjadi kunci utama untuk pertumbuhan industri game lokal agar dapat terus maju dan bersaing di pasar global," ujar Raymond.
Raymond optimis pengalamannya sebagai seorang serial entrepreneur di Jakarta dan Singapore dapat membawa sudut pandang baru dan berdampak pada perusahaan. Ke depannya, Raymond menargetkan akan membawa game produksi Agate hingga ke pasar Asia Tenggara, Amerika, dan Eropa.
Mengutip data yang dilansir dari Newzoo tahun 2021 lalu, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan industri game paling cepat dari segi konsumsi pasar yang tercatat hingga US$1,92 miliar.
Baca Juga: Game Lokal Dorong Utilisasi Aset Kripto di Indonesia
Ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan pasar tercepat di Asia Tenggara. Namun pertumbuhan ini berbanding terbalik dengan pendanaan pada game produksi lokal. Imbasnya, hanya 0,5 persen pangsa pasar yang dikuasai oleh developer lokal.
Hal ini disebabkan jumlah perusahaan game dan sumber daya pembuat game yang terbilang masih sedikit. Di sinilah Raymond dan jajaran direksi Agate diharapkan mampu mengisi gap kompetensi sumber daya dan dukungan pada developer lokal yang sedang merintis jalan.
Selain itu, Raymond diharapkan dapat terlibat untuk pengembangan produk Agate yang saat ini terbagi ke dalam consumer games dan solusi berbasis game (game-based solutions).
Dalam menjalankan tugasnya sebagai penasihat strategis, Raymond akan membawa perspektif talent global dalam pelatihan dan peningkatan sumber daya developer lokal, hingga terlibat langsung dalam pendanaan awal produksi game dengan standar internasional. [Antara]
Berita Terkait
-
4 Game Buatan Indonesia yang Bisa Dimainkan di HP
-
BRIN Luncurkan GANA, Platform Aset Game Khas Indonesia
-
Spesifikasi PC untuk Main Game Upin & Ipin Universe
-
Agate Luncurkan RIFTSTORM, Game Lokal Ini Siap Diakses di Steam
-
Hasan Nasbi Suruh Jurnalis Tempo Masak Kepala Babi, Ustaz Felix Siauw: Gak Ada Adab!
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
5 HP Infinix 2 Jutaan yang Punya Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Game
-
4 Cara Daftar Email Gmail Tanpa Nomor HP, Mudah dan Anti Ribet
-
Bocoran iPad Mini Gen 8: Hadir Tahun Depan, Pakai Layar OLED
-
25 Kode Redeem FF Terbaru 28 November 2025, Ada Skin Premium dan Emote Moonwalk Gratis
-
5 Smartwatch untuk Anak SD yang Bisa Telepon dan Lacak Lokasi, Mulai Rp100 Ribuan!
-
15 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 November 2025, Klaim Hadiah Gratis Black Friday!
-
4 HP Kamera Beresolusi Tinggi Paling Murah, Harga di Bawah 2 Juta
-
7 Aplikasi Penguat Sinyal WiFi Gratis di HP, Jaringan Jadi Lancar dan Stabil
-
Wobble Jadi Merek Anyar Android, HP Pertamanya Pakai Dimensity 7400
-
Prediksi Konfigurasi Memori dan Harga Oppo A6x 5G, Andalkan Chip Dimensity