Suara.com - Game horor White Day: A Labyrinth Named School siap meluncur ke PS5 di tahun ini. Penerbit PQube bakal merilis game survival horor itu ke konsol terbaru dengan harga 39,99 dolar AS atau Rp 580 ribu.
White Day: A Labyrinth Named School hadir ke PS5 pada tanggal 30 September 2022. Versi PS5 menawarkan lebih dari 30 kostum yang awalnya dirilis sebagai DLC.
Game horor tersebut sebelumnya sudah tersedia di PS4, PC melalui Steam, iOS melalui App Store, dan Android melalui Google Play.
Dikutip dari Gematsu, PQube baru -baru ini mengungkap terkait White Day. Sekuelnya, White Day 2: The Flower That Tells Lies, juga sedang dalam pengembangan.
"Kuatkan mental Anda untuk game horor Korea. Posisikan diri kalian sebagai siswa Hee-Min Lee dan hadapi teror SMA Yeondu dalam game horor bertahan hidup yang menakutkan. Game penuh teka-teki, rahasia, dan tentu saja, hantu mematikan," tulis PQube dalam laman resminya.
Game horor klasik ini menawarkan sensasi bertahan hidup berbasis sudut pandang orang pertama. Terdapat banyak elemen game petualangan dan plot tentang Taoisme, terutama Wu Xing, Feng Shui, dan Qi.
Game mengisahkan SMA Yeondu yang memiliki Feng Shui tidak seimbang. Kawasan tersebut dulunya merupakan rumah sakit selama Perang Korea. Banyak pasien dan para tukang bangunan meninggal dunia selama pembangunan gedung.
Ini membangkitkan kekuatan (Qi) dari ketidakseimbangan Feng Shui dan hantu dari masa lalu rumah sakit. Pemain berperan sebagai seorang siswa SMA laki yang bekerja sama dengan siswa lain saat mereka terjebak di sekolah.
Game menggunakan pohon dialog. Opsi dialog yang dipilih oleh pemain dengan NPC menentukan jalan cerita game horor ini.
Baca Juga: Sony Mau Ekspansi Game PlayStation ke Ponsel dan PC
White Day: A Labyrinth Named School memperoleh penerimaan yang baik di Steam. Pengguna memberikan ulasan Mostly Positive sehingga menyuratkan bahwa game horor tersebut cukup berkualitas. Belum diketahui apakah SONNORI selaku pengembang bakal memberikan fitur baru pada White Day: A Labyrinth Named School versi PS5 atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen
-
Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial
-
Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen
-
Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak
-
Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna
-
Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan
-
Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank
-
5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan