Suara.com - Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) fokus melakukan kegiatan riset untuk menciptakan teknologi perbanyakan tumbuhan yang terancam kepunahan dan konservasi tumbuhan.
"Semua ini merupakan upaya kita bersama dalam mencegah kepunahan tumbuhan," kata Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan BRIN Andes Hamuraby Rozak, Selasa (7/6/2022).
Andes mengatakan riset tersebut bisa mendukung program reintroduksi dan/atau penguatan sehingga populasi tumbuhan di alam bisa meningkat yang pada akhirnya akan menurunkan status konservasinya yaitu dari yang terancam menjadi tidak terancam.
BRIN terus berupaya melakukan riset konservasi tumbuhan terancam kepunahan. Kegiatan riset yang dilaksanakan di antaranya adalah program konservasi ex situ tumbuhan, program reintroduksi tumbuhan, program penilaian status konservasi tumbuhan, analisis keragaman genetik, dan program perbanyakan tumbuhan terancam kepunahan.
Semua riset tersebut bertujuan untuk mendukung program nasional dan internasional terkait konservasi flora terutama sejalan dengan the Post-2020 Global Biodiversity Framework yang sedang dibahas oleh Convention on Biological Diversity (CBD), di mana visi dari kerangka itu adalah hidup selaras dengan alam pada 2050.
Andes mengatakan riset menunjukkan bahwa penyebab utama kepunahan tumbuhan adalah kehilangan habitat, yang utamanya disebabkan karena aktivitas manusia.
Botanic Gardens Conservation International pada 2021 melaporkan hampir 60 persen tumbuhan terancam kepunahan yang ada di Daftar Merah (Red List) International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) disebabkan karena kegiatan pertanian dan pembalakan hutan.
Terdapat 959 tumbuhan terancam punah di Indonesia. Andes menuturkan jumlah tersebut tentu saja akan semakin naik karena penilaian status konservasi terus berjalan.
Beberapa jenis terutama dari suku Dipterocarpacea perlu mendapat perhatian karena banyak di antaranya merupakan tumbuhan bernilai ekonomi tinggi untuk pemanfaatan kayunya dan menjadi target kegiatan penebangan hutan.
Baca Juga: BRIN: Hutan Keramat Warisan Kearifan Lokal yang Bermanfaat untuk Konservasi
Oleh karena itu, kegiatan konservasi tumbuhan masih harus terus digencarkan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk masyarakat untuk melindungi tumbuhan dari ancaman kepunahan. [Antara]
Berita Terkait
-
Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret
-
Prabowo Berikan 90.000 Hektare Izin Pemanfaatan Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan
-
BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Daftar Harga HP OPPO 2026 Terbaru Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Terbaru Murah, Spek Gahar dan Performa Kencang