Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) memastikan akan terus berkoordinasi dengan para penegak hukum untuk memperbesar potensi sinergi dengan berbagai perusahaan rintisan (startup).
"Kita juga mengundang KPK, Kejaksaan, Polri untuk berdiskusi seperti ini," kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam diskusi di Sleman, Yogyakarta, Jumat (10/6/2022).
Ia mengakui upaya untuk bersinergi dengan perusahaan rintisan saat ini menimbulkan risiko mengingat sebagian besar startup tidak mempunyai aset tetap dan belum berpotensi untuk mengincar laba.
Namun, Ririek menegaskan kebijakan investasi ini dilakukan dengan proses standar bisnis yang tepat serta sesuai dengan tata kelola yang tidak melanggar peraturan hukum berlaku.
Ia optimistis sinergi tersebut bisa menghasilkan dampak yang positif kedepannya mengingat bisnis di sektor telekomunikasi berkembang pesat, seiring dengan ekosistem pengguna layanan digital di Indonesia yang meningkat tajam.
"Bisnis telekomunikasi kalau hanya diam saja pasti mati. Kalau bergerak, belum tentu berhasil, tetapi ada harapan untuk berhasil," katanya.
Ia juga memastikan kemungkinan adanya kolaborasi lanjutan dengan perusahaan rintisan lainnya, terutama yang mempunyai bidang usaha serupa seperti BUMN telekomunikasi ini.
"Kita hanya mengejar uang riil, kalau valuasi naik dan sinergi bagus itu menghasilkan, itu bonus. Tetapi seharusnya sinergi jangan hanya di atas kertas saja," katanya.
Sebelumnya, terdapat sejumlah kritikan terkait investasi grup Telkom melalui PT Telkomsel di saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), mengingat perusahaan rintisan mengandalkan valuasi yang tidak riil untuk bertumbuh.
Baca Juga: Astra Hadirkan Kompetisi Inovasi Digital Untuk Mahasiswa dan Startup
Meski demikian, sejumlah analis menilai masuknya Telkomsel di GoTo merupakan investasi strategis yang tidak ditujukan untuk kepentingan jangka pendek, terutama ketika terjadi fluktuasi pada harga saham.
Selain itu, analis juga mengingatkan bahwa investasi di saham teknologi tidak bisa dilakukan sesaat, karena bisnis teknologi memiliki potensi, karakter dan perilaku investor yang berbeda dengan bisnis kebanyakan. [Antara]
Berita Terkait
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
Internet Indihome dan Telkomsel Down, Manajemen Buka Suara
-
Startup Lokal Unjuk Gigi di Ekosistem Grab, Dorong Bisnis Lebih Ramah Lingkungan
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?
-
5 Powerbank 20.000 mAh Murah yang Aman Masuk Pesawat, Traveler Wajib Punya!
-
5 HP Murah dengan Ruang Penyimpanan 256GB, Storage Lega Tanpa Bokek
-
Penjualan Nintendo Switch 2 Pecahkan Rekor, Capai Belasan Juta Unit