Suara.com - Microsoft akhirnya mengumumkan tanggal pensiun Internet Explorer pada 15 Juni nanti. Pengguna dipastikan tak lagi bisa menggunakan peramban tersebut.
Internet Explorer disuntik mati pada usia ke-27 tahun. Browser ini pertama kali dirilis Microsoft pada tahun 1995 sebagai paket tambahan untuk sistem operasi Windows 95.
Kemudian Microsoft menggulirkan Internet Explorer secara gratis ke pengguna, sebagaimana dikutip dari Gadgets360, Senin (13/6/2022).
Masa kejayaan Internet Explorer terjadi pada tahun 2003, di mana browser itu memiliki pangsa pasar 95 persen. Namun browser tersebut tak berhasil mempertahankan posisinya, dan penggunanya juga mulai turun.
Alasan Internet Explorer jatuh karena banyak perusahaan yang mulai memasuki pasar browser dan menawarkan tampilan antarmuka lebih baik, kecepatan internet lebih cepat, dan performa lebih lancar.
Dengan itu, Internet Explorer dinilai tak dapat bersaing dengan para kompetitornya. Alhasil peramban ini hanya dipakai sebagai browser default untuk menginstal peramban lain.
Kendati demikian, Microsoft menyatakan kalau masa depan Internet Explorer terletak di Microsoft Edge. Ini adalah browser baru Microsoft yang menggantikan Internet Explorer di Windows 10, yang dirilis pada tahun 2015.
"Microsoft Edge tidak hanya lebih cepat, lebih aman, dan memiliki pengalaman browsing lebih kontemporer ketimbang Internet Explorer, tetapi juga mengatasi masalah penting seperti kompatibilitas untuk situs web dan aplikasi lawas yang lebih lama," kata Sean Lyndersay selaku Program Manager Microsoft Edge.
Baca Juga: Apple Kalahkan Microsoft dan Nintendo dalam Perolehan Pendapatan Game
Berita Terkait
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan