Suara.com - Sang CEO GPX sekaligus mantan pro player Mobile Legends, Oura belum lama ini hadir sebagai bintang tamu dalam salah satu video di channel YouTube Tema Indonesia.
Di bincang-bincang bersama Rigen dan Indra Jegel, Oura mengungkap kriteria utama untuk menjadi player GPX. Diakui oleh CEO tim GPX ini, dirinya sangat mengutamakan player dengan attitude yang baik sebelum menjadikannya bagian dari tim.
Menurut Oura, skill seorang player dapat dilatih seiring dengan perkembangan karirnya di pro scene. Namun, Oura sangat mengutamakan player dengan attitude yang baik. Hal ini diakui oleh Oura bahwa attitude adalah bagian dari karir player selama berada di pro scene.
"Nomor 1 attitude karena skill masih bisa dilatih sesuai perkembangan dan lingkungan di timnya aja. Skill masih bisa dibentuk, tapi kalau udah attitude itu udah bawaan dia lahir aja" jelas Oura.
Lebih lanjut, Oura menjelaskan jika player yang memiliki attitude yang baik dan mau belajar menjadi kunci utama yang sangat dibutuhkan oleh tim berbagai game yang salah satunya adalah Mobile Legends.
"Gue lebih melihat orang tu dari attitude-nya, bukan berarti attitude gue baik nggak. Tapi kan ini buat profesionalitas dia di kerjaan di pro player. Itu yang dibutuhin sama tim" lanjutnya.
Setelah sempat menjalani karir sebagai pro player, Oura kini bersama Donkey dan Marsha memutuskan untuk membentuk tim esports sendiri yang diberi nama GPX. Sejumlah pro player kenamaan diketahui menjadi bagian dari tim bentukannya ini.
Baca Juga: Sebanyak 26 Tim Ikuti Kejuaraan Esports di Jateng
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan