Suara.com - Mark Zuckerberg dan Eksekutif Meta lainnya berambisi untuk menjadikan TikTok sebagai pesaing mereka. Kini laporan terbaru mengungkap rencana Facebook untuk merombak aplikasi layaknya platform video pendek asal China tersebut.
Dalam memo internal dari petinggi Facebook, platform media sosial itu bakal mengubah ulang tampilan feed yang mengutamakan rekomendasi konten dari kreator, halaman, dan orang lain yang tidak diikuti pengguna.
Memo yang ditulis oleh Tom Alison selaku Kepala Aplikasi Facebook di Meta itu mengatakan kalau tujuan utama perubahan ini untuk membentuk 'Discovery Engine'. Artinya, konten yang ditampilkan sangat bergantung dari rekomendasi, mirip seperti algoritma For You Page ( FYP) ala TikTok.
Dengan demikian, pengguna bakal lebih sedikit melihat update konten dari teman dan keluarga di laman Beranda, termasuk untuk Reels. Perusahaan juga bakal menggabungkan kembali Messenger yang saat ini terpisah dari aplikasi Facebook.
Namun tidak ada informasi kapan Meta mau menerapkan perubahan ini. Tapi sebenarnya ini bukan kali pertama Facebook mengumumkan rencana serupa.
April lalu, Mark Zuckerberg selaku CEO mengatakan bahwa perusahaan tengah menghadapi pergeseran besar. Lalu pada akhirnya mereka bakal mengubah dinamika Feed untuk lebih banyak merekomendasikan konten rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tapi pergeseran Feed ke konten yang direkomendasikan kemungkinan bisa menjadi masalah untuk Meta. Saat ini algoritma rekomendasi konten itu nyatanya malah menyebarkan banyak misinformasi dan menimbulkan perpecahan.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD
-
Mengecam Konten "Sewa Pacar" Libatkan Pelajar
-
Guru di Gorontalo Ditegur Saat Live TikTok di Jam Kerja, Panik dan Minta Maaf
-
Tiktoker Cecilia Meliana dan Pilihan Menggunakan Kepekaan untuk Menolong Sesama
-
Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Terkini
-
Kisah Pilu Aktris Prince of Persia Remake: Game Batal, Info Datang Bukan dari Tim
-
WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 28 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40 Cobra, dan Item Jujutsu
-
iPhone 13 vs iPhone 14: Selisih Harga Makin Tipis, Mana yang Lebih Worth It?
-
8 Pilihan HP Murah RAM 6 GB Rp1 Jutaan, Multitasking dan Game Ringan Lancar
-
5 Rekomendasi HP NFC Termurah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Menkomdigi Tegaskan Registrasi SIM Biometrik Diprioritaskan untuk Kartu Perdana Baru
-
5 HP Badak Tahan Banting Mulai 1 Jutaan: Spek Militer, Solusi Ojol dan Kurir Tanpa Powerbank
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 Januari 2026: Klaim Gems, Draft Voucher, dan Kartu Pemain TOTY
-
Registrasi SIM Berbasis Biometrik Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penipuan Digital