-
EA Sports memprediksi Timnas Spanyol menjadi Juara Piala Dunia 2026.
-
Prediksi menggunakan engine game EA Sports FC 26 terbukti akurat empat kali.
-
Lamine Yamal diproyeksikan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen sepak bola ini.
Suara.com - EA Sports merupakan penerbit game populer dengan ratusan juta pemain di seluruh dunia. Dengan memanfaatkan simulasi khusus, EA Sports memprediksi Timnas Spanyol atau La Furia Roja sebagai peraih Juara Piala Dunia 2026.
"Kami telah memprediksi empat kemenangan berturut-turut. Sekarang kami menjalankan simulasinya lagi. Siapa juara selanjutnya?" tulis akun media sosial EA Sports sembari mengunggah gambar dan bendera Timnas Spanyol.
EA Sports sendiri dikenal oleh penggemar sepak bola sebagai publisher untuk game seperti EA Sports FC (dulu FIFA) dan FC Mobile.
Mereka melakukan prediksi juara piala dunia menggunakan engine terbaru di game EA Sports FC 26.
Spanyol diprediksi akan keluar sebagai juara, mengulangi kejayaan mereka di Afrika Selatan 16 tahun silam.
Prediksi ini bukan sekadar angka acak di atas kertas. EA Sports telah membangun reputasi sebagai "dukun" sepak bola modern yang cukup akurat.
Perlu dicatat bahwa simulasi EA telah tepat dalam empat Piala Dunia Putra terakhir.
Mereka sebelumnya memprediksi Spanyol (2010), Jerman (2014), Prancis (2018) dan Argentina (2022).
Rekor impresif ini membuat banyak analis dan penggemar mulai memperhitungkan kekuatan La Furia Roja di bawah asuhan Luis de la Fuente.
Baca Juga: 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
Mengutip GameSpot, meskipun simulasi ini pernah meleset total pada 2006 saat menjagokan Republik Ceko, konsistensi mereka dalam 16 tahun terakhir sulit untuk diabaikan.
Salah satu poin paling menarik dari simulasi tahun ini adalah sorotan terhadap wonderkid Barcelona.
"Lamine Yamal yang berusia 18 tahun dari Spanyol akan menjadi pencetak gol terbanyak keseluruhan turnamen di Piala Dunia pertamanya," prediksi sebuah laporan ESPN.
Dengan gaya permainan Tiki-Taka yang telah berevolusi menjadi lebih vertikal dan mematikan, Spanyol diprediksi mendominasi Grup H yang diisi oleh Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde.
Di sisi lain, bagi pendukung tuan rumah, simulasi ini membawa kabar kurang sedap karena tim Amerika Serikat kemungkinan besar akan tersingkir di babak 16 besar.
Secara teknis, EA Sports melakukan simulasi ini melalui pembaruan "World's Game" pada game terbaru mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian