Suara.com - Setelah diumumkan awal bulan kemarin, Telegram Premium akhirnya resmi diluncurkan ke publik.
Aplikasi versi berbayar ini menyediakan beberapa fitur eksklusif yang berbeda dari aplikasi gratis.
"Hari ini kami meluncurkan Telegram Premium, layanan berlangganan sebagai bentuk dukungan anda terhadap pengembangan Telegram yang terus berkelanjutan dan memberikan akses untuk fitur tambahan eksklusif," kata Telegram dalam blog resminya, dikutip Senin (20/6/2022).
Adapun harga berlangganan Telegram Premium dipatok 4,99 dolar AS atau Rp 73.000 per bulan, sebagaimana dilaporkan The Verge.
Dalam blog resminya, Telegram memastikan kalau aplikasi versi gratis masih tetap ada.
Perusahaan juga mengumumkan pencapaian, Telegram kini menempati posisi lima sebagai aplikasi terbanyak diunduh di dunia dengan lebih dari 700 juta pengguna aktif bulanan.
Berikut fitur-fitur Telegram Premium:
- Upload hingga 4GB, ini meningkat dari versi gratis yang dibatasi 2GB.
- Download lebih cepat
- Grup, Channel, dan Pinned Chat lebih banyak, kini bisa join ke Grup ataupun Channel Telegram maksimal 1.000, naik dari 500 di versi gratis. Pinned Chat atau obrolan yang disematkan juga naik 10 dari yang awalnya lima.
- Foto GIF juga bisa disimpan di Favorit hingga 400 file, naik dari 200 di versi gratis.
- Ubah pesan suara ke teks
- Stiker dan Emoji Reaksi Baru, koleksi stiker premium ini akan diperbarui setiap bulan oleh kreator stiker Telegram.
- Pengguna juga mendapatkan 10 emoji reaction baru untuk menanggapi sebuah pesan.
- Chat Management, Telegram Premium menyediakan sebuah opsi untuk mengubah tampilan daftar chat.
- Foto Profil Animasi, pengguna Telegram Premium bisa menggunakan video sebagai foto profilnya, baik dalam obrolan maupun di tampilan daftar chat.
- Lambang Premium
- Ikon aplikasi premium, pengguna Telegram bisa mengubah tampilan ikon Telegram di ponselnya sesuai selera.
- Tanpa iklan
Berita Terkait
-
Jadi Trending Topic Twitter, Telegram Down di Beberapa Negara Termasuk Indonesia
-
Tentara Swiss Dilarang Pakai WhatsApp, Telegram, dan Signal, Kenapa?
-
Fitur Baru Telegram Dirilis di Akhir 2021: Terjemahan hingga Kode QR
-
Niat Bisnis Online? Cek Daftar Perbedaan Fitur WhatsApp, Telegram, dan LINE
-
Disebut Telegram Tidak Aman, Pavel Durov Berkomentar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah