Suara.com - Telegram down di beberapa negara, termasuk di Indonesia.
Tidak sedikit pengguna mengeluhkan Telegram tidak bisa berfungsi dengan baik dan keluhan warganet pun menjadi trending topic Twitter.
Dari pantauan Downdetector, Telegram mengalami kendala Senin (17/1/2022) mulai sekitar pukul 21.00 WIB dan sudah teratasi sekitar pukul 22.38 WIB.
Downdetector menunjukkan bahwa 64 persen pengguna memiliki masalah dengan koneksi server dan 22 persen versi aplikasi, dan 15 persen lainnya mengalami kesulitan saat Login.
Sebagian besar orang mendapatkan pesan "Memperbarui" atau "Menghubungkan" di aplikasi.
Beberapa pengguna bahkan mencoba me-reboot ponsel mereka untuk menyelesaikan masalah, tetapi itu tidak berhasil untuk mereka.
Keluhan warganet membanjiri Twitter, dari pantauan Suara.com hingga berita diturunkan #Telegram tercatat lebih dari 11.300 tweet.
Ada warganet yang mengira kuotanya habis sehingga kesulitan saat berbincang dengan lelaki yang didekatinya.
"Kirain kuota gue abis, tapi inget baru isi kuota, padahal lagi chat an sama mas crush (Sneezing face) #Telegram," cuit M********A***
Ada warganet yang langsung menyesal meng-uninstall Telegram karena baru tahu kalau sedang down.
Baca Juga: 5 Aplikasi Pesan Rekomendasi Buat Kamu selain WhatsApp dan Telegram, No. 3 Asli Buatan Indonesia
"Gw sampe uninstall pas masuk ga bisa. ternyata emang lagi down s*** #Telegram," keluah @p*******_.
Pihak Telegram pun telah menyammpaikan permintaan maafnya melalui akun resmi Twitter.
"Pengguna di Asia Timur, Indonesia, India, dan Australia mungkin mengalami beberapa masalah koneksi. Maaf! Semuanya kembali normal sekarang," cuit Telegram.
Meskipun begitu, belum ada penjelasan yang menjadi penyebab Telegram down tersebut.
Dari pantauan Suara.com pun, Telegram sudah kembali normal digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...
-
11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI