Suara.com - Facebook memantau ulasan pengguna untuk mencegah orang meninggalkan umpan balik palsu di halaman bisnis.
Perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu telah memperbarui kebijakan Umpan Balik Komunitas untuk mengatasi masalah yang meluas ini.
Sementara Facebook telah mengambil tindakan terhadap ulasan yang berpotensi melecehkan dan hal ini tertulis dalam kebijakan baru.
Pedoman baru Facebook melindungi dari orang-orang yang meninggalkan ulasan buruk palsu, sebagai cara untuk mendapatkan pengembalian uang atau barang gratis lainnya.
Ulasan lain yang dapat dihapus mencakup ulasan yang tidak ada hubungannya dengan bisnis yang seharusnya ditangani, berisi konten yang vulgar atau tidak pantas, atau sekadar berisi spam.
Jika ada yang melanggar salah satu aturan ini, Facebook akan menghapus ulasan samar yang dimaksud.
Bahkan, melarang akses bisnis ke tag dan daftar produk, serta menangguhkan atau melarang "akses ke salah satu atau semua produk atau fitur Meta."
Sebagaimana melansir laman The Verge, Rabu (22/6/2022), pelanggar berulang dapat membuat akun Facebook mereka ditangguhkan atau diblokir.
Baca Juga: Meta Rilis Kuis Privacy100, Ajak Orang Indonesia Sadar Privasi Digital
Berita Terkait
-
Greget! Viral Perempuan Blak-blakan Ajak Poligami Pria Incaran Langsung Lewat Istri Sah: Maaf Jika Lancang
-
Meta Rilis Tab Calls ke Facebook Messenger
-
Ingin Dapatkan Uang Dari Facebook? Ikuti Cara Ini Demi Kumpulin Cuan!
-
Pilihan Mode Gelap Facebook iOS Menghilang?
-
Diklaim Lebih Aman, Facebook dan Instagram Perbarui Kebijakan Privasi
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?