Suara.com - Sekitar 18 persen atau 1 dari 5 karyawan masih tertipu oleh email phishing, menurut data simulasi phishing perusahaan keamanan siber Kaspersky yang dilakukan terhadap 29.597 karyawan di 100 negara.
"Simulasi phishing adalah salah satu cara termudah untuk mengetahui ketahanan siber karyawan dan mengevaluasi efisiensi dari pelatihan keamanan siber mereka," kata Elena Molchanova, Head of Security Awareness Business Development Kaspersky, melalui siaran pers Selasa (5/7/2022).
Phishing merupakan upaya para pelaku kejahatan siber yang berusaha mencuri kata sandi, nomor kartu kredit, detail rekening bank, dan informasi rahasia lainnya, dengan mengaku-ngaku sebagai institusi resmi.
Diperkirakan, 91 persen dari seluruh serangan siber yang ada dimulai dengan email phishing dan 32 persen kasus kebocoran data disebabkan oleh penggunaan teknik phishing.
Simulasi yang dilakukan pada Januari 2021 hingga Mei 2022 itu menunjukkan ada beberapa jenis email phishing yang paling efektif mengelabui karyawan, yaitu email dengan subjek "Failed delivery attempt" (jumlah klik: 18,5 persen), dan "Emails not delivered due to overloaded mail servers" (18 persen).
Kemudian, email dengan subjek "Online employee survey" (18 persen) dan "Reminder: New company-wide dress code" (17,5 persen). Kedua email tersebut mengatasnamakan HRD perusahaan. Ada juga email dengan subjek "Attention all employees" yang mengatasnamakan Departemen Keamanan (16 persen).
Selain itu, email phishing lain yang banyak diklik karyawan adalah konfirmasi pemesanan layanan (11 persen), pemberitahuan masuknya pesanan (11 persen), dan pengumuman kontes IKEA (10 persen).
Sementara itu, email yang isinya terkesan membahayakan penerima atau menawarkan keuntungan tertentu tampak tak menarik bagi para karyawan.
Email dengan subjek “I hacked your computer and know your search history” hanya diklik oleh dua persen karyawan, sedangkan penawaran Netflix gratis dan uang tunai hanya diklik satu persen karyawan.
Baca Juga: Data OpenSea Bocor, Pengguna Diminta Waspada Serangan Phising via Email
Melihat masih banyaknya karyawan yang tertipu email phishing, Elena mengatakan penting untuk melakukan simulasi secara rutin didukung pelatihan yang tepat bagi para karyawan di perusahaan.
"Sehingga, karyawan bisa meningkatkan kewaspadaan yang memungkinkan mereka terhindar dari serangan," ujar dia.
Untuk mencegah kebocoran data dan kerugian akibat phishing, Kaspersky merekomendasikan untuk selalu mengingatkan karyawan akan tanda-tanda email phishing. Tanda tersebut meliputi subjek yang dramatis, kesalahan tulis, alamat pengirim yang tidak konsisten, dan link yang mencurigakan.
Jika email yang diterima meragukan, periksa format lampiran sebelum membukanya dan periksa keakuratan link sebelum diklik. Caranya, dengan menempatkan kursor di bagian lampiran, pastikan alamat pengirim jelas dan asli, dan file yang dilampirkan bukan dalam format executable (.exe)
Selalu laporkan bila ada serangan phishing. Jika Anda mengetahui serangan phishing, beritahu bagian keamanan TI dan jangan buka email-nya.
Kemudian, berikan pengetahuan dasar keamanan siber kepada karyawan. Edukasi diarahkan untuk mengubah perilaku karyawan dan mengajarkan mereka bagaimana menghadapi serangan.
Tag
Berita Terkait
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
-
Kaspersky Mencatat Hampir 15 Juta Ancaman Web Di Indonesia Tahun 2025
-
Kaspersky Bongkar Modus Phishing Google Tasks 2026: Pakai Notifikasi Resmi, Curi Akun Perusahaan
-
Ramadan Jadi Musim Diskon, Pakar Ingatkan 5 Cara Belanja Aman
-
Waspadalah! Niat Cari THR Digital Malah Bisa Jadi Pintu Jebakan Phising
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
7 HP 5G RAM 8 GB Harga Cuma Rp3 Jutaan Terupdate Maret 2026, Dijamin Anti-Lag!
-
Silent Hill 2 Remake Terjual 5 Juta Kopi, Konami Rayakan dengan Diskon
-
5 HP Murah Kamera Mirip iPhone Mulai Rp1 Jutaan, Bisa Flexing Tanpa Mahal Saat Lebaran
-
REDMI Pad 2 4G Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet SIM Card Rp2 Jutaan, Baterai 9000mAh
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time Lewat HP: Pantau Jalur Lancar buat Mudik 2026
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking