Suara.com - WhatsApp memperbarui fitur Reaction untuk memungkinkan semua emoji bisa dipakai.
Awalnya, hanya enam emoji yang bisa dipakai untuk menanggapi pesan.
Enam emoji itu mencakup jempol, hati, dua tangan menyatu, tertawa dengan air mata, mulut terbuka, dan wajah menangis.
Kini semua emoji sudah bisa dipakai untuk menanggapi pesan WhatsApp.
"Kami meluncurkan opsi untuk menggunakan emoji apapun sebagai reaksi di WhatsApp," kata CEO Meta, Mark Zuckerberg melalui akun Facebook, dikutip dari Techcrunch, Selasa (12/7/2022).
Fitur baru ini kini sudah tersedia untuk semua pengguna. Tapi jika kalian belum mendapatkannya, WhatsApp memastikan bakal menggulirkannya dalam beberapa hari ke depan.
Adapun cara menggunakan lebih banyak emoji untuk reaksi pesan WhatsApp masih sama seperti sebelumnya.
Pengguna hanya perlu menekan lama pesan yang mau ditanggapi.
Bedanya, WhatsApp kini menyediakan ikon plus (+) di samping enam emoji default.
Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp Disiapkan: Satu Akun di di Dua HP
Nah, tombol itu akan mengarahkan pengguna ke lebih banyak pilihan emoji.
Fitur ini mirip dengan aplikasi pesaing WhatsApp lainnya, Telegram.
Namun, hanya pengguna Telegram Premium saja yang bisa mendapatkan lebih banyak emoji untuk menanggapi pesan.
Berita Terkait
-
WhatsApp Garap Fitur Baru, Bisa Sembunyikan Status Online
-
Fitur Reaksi Pesan WhatsApp Makin Banyak Pilihan Emoji
-
WhatsApp Siapkan Fitur Baru, Video Call Bisa Pakai Avatar
-
Kirim Pesan WhatsApp, Perempuan ini Minta Mantan Pacar Menikah Karena Bisa Rusak Rumah Tangga dengan Suami
-
Cara Membunyikan Foto Profil WhatsApp, Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan