Suara.com - Salah satu pendiri dan CEO OpenSea Devin Finzer mengungkapkan, pasar NFT merumahkan (PHK) sekitar 20 persen karyawannya.
Finzer tidak menyebutkan berapa orang yang mewakili. Sebuah artikel Forbes Januari lalu, merayakan kekayaan bersih Finzer dan co-founder Alex Atallah senilai 2,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 33,09 triliun (masing-masing).
Artikel tersebut mengabarkan, perusahaan menghentikan lebih dari 70 orang, tetapi juru bicara OpenSea mengatakan bahwa 230 orang akan tetap bersama perusahaan.
Profil OpenSea pada Februari lalu, perusahaan baru saja menerima tambahan 300 juta dolar AS dalam pendanaan dengan penilaian 13,3 miliar dolar AS dan merupakan pemain dominan dalam menjual token, mendapatkan komisi 2,5 persen pada perdagangan.
Namun, penurunan aktivitas dan harga yang berkelanjutan telah menyebabkan, Penjualan NFT Mendatar atau Jatuh dari Tebing.
Baru-baru ini, dilansir laman The Verge, Jumat (15/7/2022), Reddit meluncurkan fitur NFT Collectible Avatars tanpa secara terbuka merujuk istilah tersebut.
Seorang eksekutif pemasaran Sony harus mengabaikan kekhawatiran dari para gamer bahwa fitur koleksi digital baru akan membawa blockchain dan NFT ke PS5-nya.
Ini adalah yang terbaru dari serangkaian perusahaan Web3 yang berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir karena harga crypto melonjak dan sekarang memotong staf.
Finzer mengatakan bahwa perusahaan dapat memberi tahu karyawan yang terkena dampak secara langsung, sebelum mengumumkan PHK.
Baca Juga: Microsoft PHK Ribuan Karyawan
Perusashaan berjanji akan memberikan pesangon "murah hati", perawatan kesehatan untuk sisa tahun ini, bantuan penempatan kerja, dan percepatan pemerataan ekuitas.
Dalam catatannya, Finzer mengatakan perubahan ini memberi perusahaan landasan pacu hingga lima tahun jika "musim dingin kripto" ini berlanjut.
Coinbase, pertukaran crypto yang meluncurkan pasar NFT awal tahun ini, melepaskan 1.100 orang bulan lalu, dan GameStop baru saja membuka toko NFT minggu lalu, beberapa hari setelah mengumumkan putaran PHK.
Sementara masuknya pesaing baru telah membuat segalanya lebih sulit.
Berita Terkait
-
6 Hal yang Harus Kamu Lakukan agar Tetap Langgeng dalam Pekerjaan
-
Data OpenSea Bocor, Pengguna Diminta Waspada Serangan Phising via Email
-
Good Games Guild Ingin Dorong Ekonomi Virtual di Indonesia
-
Viral, Pria Menangis Diduga Karyawan Korban PHK Padahal Masih Berstatus Training
-
Netflix Kembali PHK 300 Karyawan, Usai Kehilangan Pelanggan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya
-
5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta
-
6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot
-
4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda
-
Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air