Baru-baru ini, sejumlah aplikasi atau situs lokal dan internasional diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) karena belum terdaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat. Hal tersebut kemudian menuai protes dari warganet yang menuangkan kekecewaannya di Twitter hingga Kominfo sempat bertengger di jajaran trending topic Twitter.
Beberapa aplikasi dan situs yang sempat diberhentikan oleh Kominfo seperti Dota, Steam, Yahoo, dan Paypal. Hal itu mengundang protes dari masyarakat banyak. Namun saat ini, Kominfo menginformasikan Dota, Steam, Yahoo dan Paypal telah terdaftar dan dibuka kembali aksesnya.
Diketahui, Kominfo sendiri menerapkan aturan soal PSE Lingkup Privat berdasarkan Permenkominfo No.5 tahun 2020. Sama seperti pemblokiran, beberapa pasal di Permen tersebut pun menuai protes.
Masyarakat bisa melakukan pengecekan mandiri aplikasi atau situs yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Lalu, seperti apakah caranya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
- Buka halaman PSE Kominfo https://pse.kominfo.go.id/home.
- Pada tampilan halaman depan, ada dua pilihan, yaitu ‘daftar PSE Domestik’ dan ‘daftar PSE Asing’. Pilih salah satu yang ingin dicek.
- Situs kemudian akan menampilkan halaman sistem elektronik yang sudah terdaftar.
- Pengguna bisa mencari aplikasi yang ingin dicek di halaman demi halaman.
- Apabila ingin mengecek aplikasi atau situs yang diblokir sementara, bisa masuk ke halaman ‘SE Dihentikan Sementara’
Suara.com - 15 PSE Judi Online Diblokir
Kominfo juga menuai protes dari kalangan warganet lantaran banyak ditemukan situs judi online yang terdaftar PSE dan tidak diblokir. Namun, Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap 15 situs judi online usai evaluasi.
Johhny G Plate, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (3/8/2022) mengatakan belasan PSE judi online itu diblokir setelah Kominfo melakukan evaluasi, klasifikasi, klarifikasi dan verifikasi.
"Kementerian Kominfo telah melakukan evaluasi, klasifikasi, klarifikasi, dan verifikasi sebagai berikut; sistem elektronik yang terdaftar namun berpotensi menjadi sistem perjudian dan kedua sistem elektronik ilegal yang beroperasi di ruang digital Indonesia," kata Plate.
Lebih lanjut, ia mengatakan Kementerian Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap 15 penyelenggara sistem elektronik terdaftar pada Selasa kemarin yang setelah dilakukan verifikasi, berpotensi mengandung aktivitas perjudian.
Baca Juga: Menkominfo: PayPal Sudah Berkomitmen untuk Daftar PSE
Ke-15 PSE judi online tersebut adalah:
- Domino Qiu Qiu
- Topfun
- Pop Domino
- MVP Domino
- Pop Poker
- Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online
- Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online
- Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu
- Ludo Dream
- Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU
- Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa
- Poker Texas Boyaa
- Poker Pro.id
- Pop Big2
- Pop Gaple
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi