Pegunungan lainnya di daerah ini termasuk Pegunungan Aïr, Sahara Atlas, Adrar des Iforas, Pegunungan Hoggar, Pegunungan Tibesti, dan perbukitan Laut Merah.
3. Apakah Gurun Sahara berubah selama bertahun-tahun?
Menariknya, Sahara telah sangat berubah. Pada zaman dulu, Sahara adalah lokasi yang subur dan hijau, yang merupakan rumah bagi berbagai tanaman dan hewan.
Perubahan itu terjadi sekitar 5.000 tahun yang lalu karena perubahan kemiringan Bumi secara bertahap.
Meski begitu, Gurun Sahara diperkirakan akan kembali hijau di beberapa titik di masa depan.
4. Apa yang dapat dilakukan di Gurun Sahara?
Banyak para ilmuwan yang datang ke Gurun Sahara untuk melakukan ekspedisi penelitian.
Selain itu, ada beberapa aktivitas lain yang diperbolehkan dilakukan di Sahara, seperti bersepeda, melihat bintang, selancar pasir, berkemah, dan trekking.
5. Apakah Sahara dapat dihuni?
Baca Juga: 5 Fakta Berbagai Tempat di Dunia, Absurd tapi Nyata
Sahara memiliki populasi sebanyak dua juta jiwa. Orang-orang yang tinggal di Sahara sebagian besar adalah pengembara, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain tergantung pada musim.
Sementara yang lainnya tinggal di komunitas permanen di dekat sumber air.
Berita Terkait
-
Google Earth Ungkap Gurun dengan Pola Bergaris Terbesar di Dunia
-
HRS Curhat Penjara Panas Bikin Susah Tidur, Ferdinand: Katanya Singa Gurun
-
Jalanan di Israel Dikuasai Kawanan Kambing Gurun saat Lockdown
-
Tak Banyak yang Tahu, Ini 10 Fakta Menarik Gurun Sahara
-
Penelitian Mengungkap Hewan Laut Misterius di Gurun Sahara
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup