Suara.com - Seorang mahasiswa Universitas Leeds asal Arab Saudi dijatuhi hukuman 34 tahun penjara oleh pemerintah.
Hal itu dikarenakan dirinya me-retweet cuitan dari oposisi dan aktivis di Twitter.
Hukuman ini ditetapkan oleh pengadilan khusus teroris Saudi beberapa minggu usai kunjungan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, ke Arab Saudi, dilansir dari Guardian, Kamis (18/8/2022).
Kunjungan itu dinilai aktivis HAM Arab Saudi dapat membuat kerajaan makin otoriter terhadap para oposisi maupun aktivis pro-demokrasi lainnya.
Kasus ini juga menandai contoh terbaru bagaimana Putra Mahkota, Mohammed bin Salman mengincar para pengguna Twitter dalam kampanye otoriternya.
Sekaligus, mengendalikan saham secara tidak langsung di perusahaan media sosial tersebut melalui dana kekayaan Arab Saudi (Public Investment Fund atau PIF).
Perempuan itu adalah Salma al-Shehab. Dia berusia 34 tahun sekaligus seorang ibu dari dua anak kecil.
Awalnya dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena kejahatan menggunakan situs internet, yang dinilai menyebabkan kerusuhan publik serta mengancam keamanan sipil dan nasional.
Namun, pengadilan banding pada Senin kemarin justru memperberat hukumannya, yakni 34 tahun penjara serta dilarang melakukan perjalanan selama 34 tahun.
Baca Juga: Serba-serbi Wacana Elon Musk Beli Perusahaan, Sebut Beli MU Ternyata Cuma Guyonan
Menurut catatan pengadilan, tuduhan baru itu termasuk bahwa Shehab membantu mereka yang berusaha menyebabkan kerusuhan publik dan mengganggu stabilitas keamanan sipil, serta nasional dengan mengikuti akun Twitter mereka.
Ia juga dinyatakan bersalah karena memperbanyak cuitan akun oposisi itu lewat retweet. Tapi Shehab diyakini masih bisa mengajukan banding baru.
Padahal Shehab bukanlah aktivis Saudi yang terlalu vokal.
Di Instagram dia menggambarkan dirinya sebagai ahli kesehatan gigi, edukator medis, mahasiswa PhD di Universitas Leeds, dan dosen di Universitas Princess Nourah binti Abdulrahman, serta hanya memiliki 159 followers.
Profil Twitter dia memiliki 2.597 followers, yang mana cuitannya berisi seputar Covid maupun foto anak-anaknya yang masih kecil.
Tapi Shehab memang kerap me-retweet cuitan dari para aktivis Saudi yang tinggal di pengasingan. Mereka menyerukan pembebasan tahanan politik di kerajaan.
Berita Terkait
-
Tagar #HUT77RI Duduki Trending Topic Twitter indonesia, Banjir Ucapan dan Doa Warganet
-
Tom Holland Putuskan Hiatus dari Media Sosial, Banjir Dukungan dari Warganet
-
Zayn Malik Trending Topic Twitter Indonesia, Bikin Heboh Usai Nyanyi Night Changes
-
Viral Klarifikasi Karyawan Minta Maaf, Alfamart Duduki Trending Topic Twitter Indonesia
-
Dampak Kasus Karyawan Alfamart Minta Maaf, Warganet Ancam Akan Boikot
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
5 HP OPPO Harga Rp2 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Anti Lemot dan Baterai Awet
-
49 Kode Redeem FF Terbaru 13 April 2026, Klaim Hadiah Spesial Misteri Bawah Laut
-
30 Kode Redeem FC Mobile 13 April 2026, Klaim Pemain 116 UEFA Gratis dan Update Bug Terbaru
-
Hindari GTA 6, Peluncuran Game Fable Diprediksi Alami Penundaan
-
Oppo Pad Mini Debut Global 21 April, Bawa Layar 144 Hz dan Chip Flagship Snapdragon
-
5 Rekomendasi HP Kamera Bagus untuk Foto Malam Hari: Hasil Jernih dan Estetik!
-
Film Metal Gear Solid Dapat Lampu Hijau dari Sony, Libatkan Sutradara Final Destination
-
HP Tecno yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasi Terbaik, Harga Murah Spek Gahar!
-
7 Tablet Murah Tahan Banting untuk Anak, Modal Rp700 Ribuan Bisa Awet Jangka Panjang
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026