Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan BUMN Startup Day 2022 untuk mendorong kreator generasi muda Indonesia menjadi pencipta lapangan kerja baru.
"Kita membuat BUMN Startup Day bukan karena apa-apa, tetapi kita harus mendorong bagaimana BUMN bisa berkolaborasi dengan sektor swasta dan juga yang terpenting mendukung kreator generasi muda Indonesia, pencipta lapangan kerja baru ke depan sebagai bagian dari ekosistem," ujar Erick Thohir dalam peluncuran BUMN Startup Day 2022 di Jakarta, Selasa (23/8/2022).
Erick menambahkan, hal ini dalam rangka pada 2030 nanti agar Indonesia menjadi pemain dalam ekonomi digital.
"Inilah kenapa kita BUMN mendorong yang namanya tidak hanya transformasi digital di BUMN, tetapi juga mendorong lima perusahaan venture capital BUMN untuk menjadi bagian dari ekosistem ini," katanya.
Menteri BUMN mengatakan ketika Kementerian BUMN sebelumnya meluncurkan Merah Putih Fund, ada filosofi nasionalisme yang dibangun. Kendati demikian, Erick Thohir menegaskan bukan berarti pihaknya anti asing.
"Kenapa Merah Putih Fund hadir? Untuk bagian mengintervensi supaya pendiri orang Indonesia dalam startup bisa terus meningkat dalam persaingan globalisasi," katanya.
BUMN berharap para pendiri startup yang merupakan orang Indonesia ini tetap loyal kepada Merah Putih Fund yakni perusahaannya beroperasi di Indonesia.
Indonesia diharapkan jangan hanya menjadi pasar karena startup yang didirikan orang Indonesia tidak membuka lapangan pekerjaan atau menjadi fondasi ekonomi baru ke depan.
Diharapkan startup yang didirikan oleh orang Indonesia itu juga nanti bisa go public di bursa saham Indonesia.
Baca Juga: Bangun Jejaring Jadi Tantangan Perempuan Pendiri Startup
"Ini adalah ekosistem yang ingin kita bangun bersama-sama," kata Erick Thohir.
BUMN Startup Day 2022 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Senayan pada tanggal 27-28 September 2022. Kegiatan ini terbagi ke dalam dua segmen besar, yakni edukasi dan peluang bisnis.
Acara dua hari ini ditujukan bagi startup yang sudah masuk fase early dan growth karena pada fase ini startup membutuhkan dukungan tidak hanya investasi, melainkan kemampuan manajerial untuk menjaga momentum yang tercipta dari fase-fase pertumbuhan sebelumnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak
-
Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda
-
Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia
-
Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro