Suara.com - Penasaran, bagaimana sistem klasifikasi makhluk hidup dibentuk? Makhluk hidup adalah struktur biologis yang merespon perubahan lingkungan atau dalam entitas tersendiri, dan memiliki organisasi biokimia kompleks yang memungkinkan mereka untuk memproses zat dan memanfaatkan energi untuk merespon perubahan di sekitar.
Yuk, simak lebih lengkap penjelasan mengenai klasifikasi makhluk hidup yang telah berhasil dirangkum berikut ini!
Apa itu Klasifikasi Makhluk Hidup?
Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara untuk memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Golongan-golongan ini akan disusun secara runtut sesuai dengan tingkatannya (hierarkinya), yaitu mulai dari yang lebih kecil tingkatannya hingga ke tingkatan yang lebih besar. Ilmu yang mempelajari prinsip dan cara mengelompokkan makhluk hidup ke dalam golongannya adalah taksonomi atau sistematik.
Dengan adanya klasifikasi makhluk hidup sendiri, maka kita dapat membedakan ciri-ciri yang mereka miliki, bagaimana mereka tumbuh, cara hidup, cara makan serta berkembang biak, dan masih banyak lagi lainnya.
Mengapa makhluk hidup yang ada di bumi perlu dikelompokkan? Salah satu tujuannya adalah untuk mempermudah proses mempelajari makhluk hidup. Selain itu juga untuk mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup. Dengan mengetahui ciri-ciri makhluk hidup berdasarkan tingkatan takson, maka kita akan jadi lebih mudah dalam memahami hubungan kekerabatan pada makhluk hidup.
Ragam Klasifikasi Makhluk Hidup
Sistem klasifikasi makhluk hidup, dapat digolongkan menjadi tiga golongan atau kelompok, yaitu sistem alami, sistem buatan dan sistem filogenetik. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya:
1. Klasifikasi Sistem Alami
Baca Juga: 10 Ciri-ciri Makhluk Hidup, Tidak Hanya Makan dan Bereproduksi
Klasifikasi sistem alami adalah terbentuknya suatu kelompok-kelompok makhluk hidup secara alami. Klasifikasi makhluk hidup pada dasarnya berpijak dari adanya persamaan, di mana hal ini dapat kita ketahui dengan mengamati makhluk hidup secara morfologi.
Misalnya, kita mengamati binatang kucing, anjing, sapi, kuda, dan juga harimau, di mana jika kita lihat secara alami, dapat diketahui bahwa kelima binatang itu mempunyai empat kaki, sehingga membentuk suatu kelompok seperti yang dikehendaki alam, yaitu kelompok binatang berkaki empat.
2. Klasifikasi Sistem Buatan
Dibandingkan sistem klasifikasi secara alami, sistem klasifikasi buatan ini lebih baik, sempurna, dan mudah dipahami apabila dibandingkan sistem klasifikasi sebelumnya. Klasifikasi ini pertama kali diperkenalkan oleh Carl Von Linne (1707-1778) yang dikenal dengan nama Carolus Linnaeus, yaitu seorang ahli botani berkebangsaan Swedia.
Beliau dinobatkan sebagai “Bapak Taksonomi”. Klasifikasi makhluk hidup menurut Linnaeus berdasarkan persamaan dan perbedaan struktur tubuh makhluk hidup, dengan cara-cara berikut:
- Mengamati dan meneliti makhluk hidup, yaitu persamaan ciri struktur tubuh luar dan ciri struktur tubuh dalam dari berbagai jenis makhluk hidup. Jika ada yang memiliki ciri struktur tubuh sama atau mirip dijadikan satu kelompok, sedangkan yang memiliki ciri berlainan dikelompokkan tersendiri.
- Memberikan istilah tertentu pada setiap tingkatan klasifikasi makhluk hidup yang didasarkan pada banyak sedikitnya persamaan ciri pada setiap jenis makhluk hidup yang dikelompokkan.
3. Klasifikasi Sistem Filogenetik
Klasifikasi sistem filogenetik mulai diperkenalkan pada dunia sejak adanya teori evolusi yang berasan dari Darwin dan Lamarck. Sistem filogenetik merupakan suatu sistem klasifikasi makhluk hidup yang berdasarkan pada hubungan kekerabatan yang terjadi pada antarorganisme dan disesuaikan berdasarkan proses evolusi.
Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom yang sering digunakan adalah cara pengelompokan yang dikemukakan oleh Robert H Whittaker pada tahun 1969. Robert H Whittaker membagi klasifikasi makhluk hidup menjadi 5 kelompok besar yaitu monera, protista, jamur, tumbuhan, dan hewan.
Demikian, pemaparan mengenai klasifikasi makhluk hidup, tujuan klasifikasi makhluk hidup, ragam klasifikasi makhluk hidup, hingga sistem klasifikasi makhluk hidup yang perlu diketahui. Selamat belajar!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis