Suara.com - Kuasa hukum Elon Musk berhasil meraih kemenangan setelah berseteru dengan Twitter di pengadilan.
Twitter kini diperintahkan untuk membuka data soal jumlah pengguna aktif beserta akun palsu di platform.
Hakim Kathleen St. J. McCormick dari Pengadilan Delaware mengabulkan permintaan Elon Musk agar Twitter menyerahkan beberapa data tambahan, seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (26/8/2022).
Twitter kini harus memberikan informasi kepada tim hukum Elon Musk tentang 9.000 akun yang ditinjau pada kuartal terakhir tahun lalu, sesuai permintaan Musk.
Pasalnya, data itu dipakai eksekutif Twitter untuk menyimpulkan kalau jumlah akun spam dan palsu di Twitter hanya kurang dari 5 persen dari total keseluruhan.
Lima persen akun itu kerap dikenal sebagai bot dan biasanya dipakai untuk menyebarkan penipuan atau dioperasikan secara massal untuk tujuan lain.
Tapi Elon Musk justru meminta informasi terkait semua review dan tindakan Twitter terhadap akun itu.
Menanggapi itu, Hakim McCormick mengatakan, permintaan Elon Musk sangat tidak masuk akal.
"Tidak ada orang normal yang pernah mencoba melakukan upaya seperti itu. Hal itu berarti titik data triliunan dikumpulkan dan diserahkan," ucap dia.
Baca Juga: Twitter Resmi Luncurkan Fitur Podcast
Seorang juru bicara Twitter menolak berkomentar. Tapi Alex Spiro selaku pengacara utama Elon Musk berharap bahwa pihaknya dapat meninjau data yang disembunyikan Twitter selama berbulan-bulan.
Berita Terkait
-
5 Komunitas Lucu-lucuan di Twitter yang Bisa Hilangkan Gabutmu
-
Dita Secret Number Akan Jadi Duta Bilateral Indonesia-Korea, Warganet: Bangga
-
Pertamax Duduki Trending Topic Twitter Indonesia, Warganet Protes Kenaikan Harga Pertalite
-
Catat! Jadwal Lengkap Perkenalan iPhone 14 di Apple Event 2022
-
Data 252GB PT Jasa Marga Diduga Bocor di Forum Hacker
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Januari 2026: Cara Dapat Diamond Gratis Tanpa Ribet!
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi
-
GoTo Perkenalkan Empat Inisiatif Baru untuk Perkuat Kesejahteraan Mitra Driver
-
Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan