Suara.com - Google pada pekan ini mengatakan bahwa sistem operasi Android 14 akan menyokong teknologi yang bisa menghubungkan ponsel langsung ke satelit penyedia jasa internet.
Pengembangan ini diungkap oleh Hiroshi Lockheimer, Wakil Presiden Senior Google bidang platform dan ekosistem lewat sebuah cuitan di Twitter.
Ia mengatakan kini tim pengembangan Andorid sedang mendesain teknologi yang bisa membuat ponsel langsung terhubung dengan satelit untuk mengakses internet.
Android 14 sendiri kabarnya akan diluncurkan pada pertengahan atau akhir 2023, demikian diwartakan 9to5Google pada Kamis (1/9/2022).
Meski demikian, Lockheimer mengatakan bahwa konektivitas dan kecepatan yang dalam teknologi baru ini diperkirakan akan lebih lambat ketimbang teknologi 4G atau 5G.
Karenanya teknologi baru ini akan banyak digunakan untuk kebutuhan darurat, seperti di tengah bencana alam atau di area pelosok yang tidak terjangkau infrastruktur telekomunikasi konvesional.
Sebelumnya pada akhir Agutus, SpaceX yang memiliki layanan internet berbasis internet Starlink dan operator seluler Amerika, T-Mobile mengumumkan rencana untuk menyediakan koneksi internet langsung ponsel ke satelit.
Versi beta dari teknologi baru ini diperkirakan akan tersedia pada akhir 2023 mendatang.
Berita Terkait
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa
-
Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya
-
Cara Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Viral, Gratis Tanpa Instal Aplikasi
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna