Suara.com - Para bocah Sekolah Dasar (SD) masih memiliki tingkah polos dan menggemaskan karena ketidaktahuan mereka. Sikap polos tersebut juga terlihat pada anak-anak SD dalam video yang viral belakangan ini karena berpose di depan alat pengukur tanah, menyangka itu adalah kamera.
Seorang warganet dengan akun TikTok waroengsablontoraja membagikan video tengah menggunakan alat pengukur tanah jenis total station dengan tripod di depan sebuah SD.
Bentuk tripod dan alat pengukur tanah tersebut membuatnya tampak seperti kamera. Tak heran, jika bocah-bocah SD itu tertarik dengan pekerjaan yang sedang dilakukan oleh lelaki di dalam video tersebut dan menyangka tengah memotret sekolah.
Total station sendiri berfungsi untuk menghitung jarak, arah, titik koordinat, dan perbedaan tinggi secara elektronis.
Melihat alat tersebut, tak sedikit murid SD dari berbagai kelas yang berbaris rapi dan berpose di depan total station.
Menariknya, pekerja yang mengukur pun tidak keberatan. Lelaki dalam rekaman itu justru berpura-pura sebagai juru foto dan mengarahkan para murid untuk berpose.
"Tenang, tenang," tulis pemilik akun.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 1,3 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 80.800 kali itu pun menuai beragam komentar.
Beberapa warganet menilai sikap petugas yang mengukur tanah itu pun patut diacungi jempol karena membuat anak-anak SD tersebut bahagia.
Baca Juga: Anti Mainstream! Kotak Amplop Pernikahan Ini Ada 2, Dibedakan antara Pengantin dan Orang Tua
"Ngakak, mana yang nurut banyak," tulis akun im4tomato
"Keren lu bang, bisa bikin adek-adek itu seneng walaupun sebenernya itu bukan kamera tapi niat lu bikin mereka seneng itu bagus banget," komentar telorkucing17
"Pernah menjadi korban waktu SD dan nurut-nurut aja sama bapak yang pegang alatnya," tambah mamen_ayadi
"Ngakak, tapi nggak apa-apa ngehibur anak-anak," sahut al_borneo7
"Anak-anak pada polos begitu hahaha," ungkap nelirubenthandi
Berita Terkait
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Dimyati Natakusumah dari Partai Apa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan