- Presiden AS Donald Trump menari mengikuti lagu YMCA setelah pidato di Hebron, Kentucky, memicu kontroversi publik luas.
- Aksi santai Trump saat menari dikritik keras karena berlangsung bersamaan dengan memanasnya konflik militer di Timur Tengah.
- Video tersebut viral dan memicu perbandingan dengan Kaisar Nero, menunjukkan kontras antara perang dan tindakan presiden.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah video dirinya menari di tengah memanasnya perang dengan Iran viral di media sosial.
Aksi tersebut memicu kemarahan banyak pihak karena dilakukan saat konflik di Timur Tengah menelan korban jiwa dan terus meluas.
Laporan media HuffPost menyebut Trump terlihat melakukan gerakan khasnya dengan mengepalkan tangan sambil menari mengikuti lagu YMCA milik Village People setelah berpidato di Hebron, Kentucky.
Video itu langsung viral dan memicu perdebatan tajam di media sosial.
Banyak kritikus menilai momen tersebut tidak pantas karena terjadi saat pasukan AS terlibat konflik besar dengan Iran.
“Timur Tengah sedang terbakar, tapi Trump malah menari,” tulis salah satu komentar yang ramai dibagikan warganet.
Sejumlah pengguna media sosial juga membandingkan situasi itu dengan kisah Kaisar Nero yang disebut bermain musik saat Roma terbakar.
Sindiran itu muncul karena Trump terlihat santai dan bersemangat, sementara korban perang terus bertambah di kawasan Timur Tengah.
Tak ketinggalan netizen Indonesia juga ikut mengomentari video Trump joget gemoy tersebut.
Baca Juga: Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
"Disini juga pemimpinnnya suka joget joget," cuit salah satu pengguna X.
Namun, menurut pendukung garis keras Trump memuji sikap santainya dan menyebutnya sebagai bentuk kepercayaan diri.
Namun para pengkritik menilai tindakan itu tidak sensitif terhadap situasi perang yang sedang berlangsung.
Sementara itu, stasiun televisi Prancis LCI bahkan menayangkan layar terbelah yang viral di internet.
Di satu sisi terlihat kapal tanker terbakar di Timur Tengah, sementara di sisi lain Trump sedang menari di atas panggung kampanye.
Kontras tajam itulah yang membuat video tersebut semakin ramai dibicarakan.
Berita Terkait
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Heboh, Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat