Poco C40 mengusung layar berjenis LCD dengan ukuran 6,71 inci, resolusi 1.650 x 720 HD+, dilapisi Corning Gorilla Glass, dan berdesain poni tetesan air atau yang disebut Poco sebagai Dot Drop Display.
Layarnya yang besar ini memang amat cocok ketika dipakai untuk berselancar media sosial atau menonton video di YouTube.
Kemudian ada fitur Sunlight Display dan Reading mode yang ditujukan agar mata pengguna lebih nyaman saat menonton video berlama-lama.
Untuk dipakai main game pun juga memuaskan dengan ukuran layarnya yang besar.
Tapi kalau soal kecerahan dan ketajaman, Poco C40 kami nilai masih kurang. Bisa jadi karena resolusi layarnya hanya mendukung HD plus, bukan Full HD Plus.
Kamera
Poco C40 memiliki kamera utama 13MP dan kamera depth 2MP di bagian belakang. Sedangkan kamera depannya beresolusi 5MP.
Kamera utama di bagian belakang ini masih sangat baik ketika memotret gambar di siang hari dengan kondisi cahaya yang cukup. Warna dan detail bisa ditampilkan jelas.
Dynamic range dari hasil foto siang hari pun juga tertangkap mulus, yang mana kegelapan latar seperti langit dan objek gambar tetap terlihat jelas.
Baca Juga: Gunakan Prosesor JLQ, Poco C40 Diyakini Akan Punya Performa Mumpuni
Kemudian untuk memfoto objek dengan latar belakang blur, atau yang biasa dibilang portrait, kameranya tetap bisa menangkap objek dengan baik. Meskipun efek blur belum terlalu mencolok.
Tapi saat kondisi malam hari atau minim cahaya di indoor, hasil fotonya mengecewakan. Warnanya kurang begitu terang, ketajamannya pun juga tidak berhasil ditangkap.
Salah satu yang kami soroti dari hasil kamera Poco C40 adalah fotonya sedikit blur jika dilihat langsung dari ponsel. Tapi ketika diperbesar (zoom), justru ketajaman gambarnya terlihat jelas.
Tidak diketahui kenapa hasilnya demikian. Asumsi kami adalah foto blur tersebut mungkin terjadi karena layarnya yang hanya memiliki resolusi HD+.
Performa
Poco C40 diperkuat prosesor JLQ JR510 yang dipasangkan dengan RAM 4GB dan ROM 64GB. Jika kurang, RAM itu bisa diperbesar hingga 1GB yang totalnya menjadi 5GB.
Bagi penggemar teknologi mungkin sedikit asing dengan merek JLQ ini. Pasalnya chipset populer yang biasa dikenal orang adalah Qualcomm Snapdragon, MediaTek Dimensity atau Helio, Samsung Exynos, Huawei Kirin, atau Unisoc.
Untuk mengetes performanya, kami menguji chipset ini lewat aplikasi perbandingan (benchmark) AnTuTu.
Hasilnya di atas kertas ya memang biasa saja, sebab skornya hanya 128.016 sebagaimana ponsel entry level lainnya.
Ketika kami hajar Poco C40 dengan membuka beragam aplikasi sekaligus, ya ternyata kewalahan.
Mereka yang terbiasa multitasking dengan banyak aplikasi pasti bakal uring-uringan karena harus sering menghapus task aplikasi biar ponsel kembali berjalan normal.
Selanjutnya kami coba memainkan game Mobile Legends. Opsi refresh rate mampu menjalankan 'Tinggi', dan Grafisnya bisa menggunakan opsi 'Ultra'.
Saat dimainkan awalnya game bisa berjalan normal dan mulus. Tapi jika berlama-lama, grafiknya mulai sedikit patah-patah.
Jadi biar penggunaan ponsel maksimal, pastikan aplikasi yang berjalan di latar belakang harus kerap dihapus. Untungnya lagi RAM tambahan 1GB bisa sedikit 'membantu' performa Poco C40.
Baterai
Poco C40 membawa baterai berkapasitas 6.000mAh dengan charger 10W dalam boksnya. Tapi ponsel ini sebenarnya mendukung charger 18W, asalkan dibeli terpisah.
Baterai badak ini bisa dipakai dua hari full dalam pemakaian ringan. Artinya saat pagi di hari ketiga ponsel baru akan mati.
Saat kami tes main Mobile Legends sekitar 25 menit, baterainya cuma berkurang 3-4 persen. Jadi tak perlu khawatir kalau ponsel cepat habis daya dengan kapasitas baterai sebesar itu.
Sayangnya baterai bongsor ini tak dilengkapi charger cepat. Meskipun sudah support 18W, nyatanya isi boks hanya berisi charger 10W.
Pengisian daya 0 ke 100 persen kira-kira membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Jadi kalian perlu sabar apabila baterai ponsel habis, atau sebaiknya membeli charger 18W terpisah.
Kesimpulan
Sebagai ponsel entry level, Poco C40 tentu sangat kami rekomendasikan untuk dibeli. Terlebih bagi kalian yang memang menyukai ponsel dengan layar lebar serta baterai besar.
Layar seluas 6,71 inci itu bisa buat kami puas untuk menonton film di YouTube ataupun bermain game.
Baterai badak 6.000mAh pun membuat kami tak perlu khawatir saat beraktivitas seharian, tak bawa charger juga tiada masalah.
Soal kamera pun sebenarnya memuaskan, yang mana hasil foto di siang hari bisa tertangkap dengan baik.
Hanya saja itu tidak terjadi di foto malam hari atau minim cahaya, dan kami masih heran dengan kondisi foto blur tapi bisa jelas apabila di-zoom.
Terkait performa pun sebenarnya baik, tapi tidak cocok untuk mereka yang suka multitasking. Jadi ya sangat cukup, jangan berharap lebih untuk ponsel di kelas Rp 1 jutaan.
Harga Poco C40 bisa kalian dapatkan Rp 1.599.000 untuk versi 3GB/32GB. Sedangkan varian 4GB/64GB dijual Rp 1.799.000.
Penjualan perdana dilakukan mulai 9 September 2022 dengan penawaran khusus hingga 16 September 2022.
Khusus di PO.CO.ID dan Poco Store, varian 3/32 GB akan ditawarkan dengan harga Rp 1.499.000, dan varian 4/64GB dengan harga Rp 1.699.000.
Tag
Berita Terkait
-
Review Please Look After Mom: Kisah Kehilangan yang Mengajarkan Cara Mencintai Ibu Sebelum Terlambat
-
Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang
-
Review Serial The Apartment Job: Aksi Tipu-tipu Cerdas Berbalut Isu Sosial
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal