Suara.com - Bagi generasi Z, frekuensi komunikasi melalui media sosial ataupun platform digital memainkan peranan penting dalam membangun dan menjaga hubungan pertemanan.
Menurut Global Webindex pada tahun 2021 lalu, 504 responden yang berasal dari generasi Z usta 16-23 tahun, menggunakan media sosial dengan alasan utama untuk terus terhubung dengan teman ataupun keluarga.
Sebelum ada media sosial, interaksi sosial ataupun percakapan antar teman dapat terputus ketika terpisah jarak. Kini hal tersebut tidak lagi menjadi masalah, khususnya bagi generasi Z yang kerap disebut sebagai “generasi internet".
Pasalnya generasi Z tersebut telah terbiasa dengan berbagai perangkat teknologi dan inovasi dunia digital yang memastikan mereka tetap terkoneksi dengan banyak orang, meskipun dalam dunia maya. Adapun salah satu aplikasi sosial networking yaitu Omi.
Omi merupakan aplikasi social networking berbasis di Asia, yang dirancang untuk para generasi muda menemukan pasangan dan teman baru dengan nyaman dan aman. Aplikasi tersebut mengadopsi teknologi verifikasi identitas yang didukung oleh kecerdasan buatan atau artificial intelhgence (Al), yang lebih akurat dan aman dan biasanya.
Dari keterangan yang dikutip dari siaran pers Omi, Senin (26/9/2022), pengguna hanya perlu mengirimkan permintaan venfikasi profil untuk ditinjau oleh sistem dan tim verifikasi yang siap memoderasi konten dan keamanan pengguna selama 24/7.
Setelah divenfikasi, profil akan mendapatkan ikon centang biru dengan logo "Tervenfikasi"!
Selain faktor keamanan, aplikasi Omi juga dilengkapi beberapa fitur advanced yang dapat mendukung kenyamanan pengguna dalam berselancar di aplikasi kencan online Omi yang memiliki 10 juta pengguna aktif secara global sebagai berikut :
1. Telepath yaitu sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi via calitanpa harus match satu sama lain
2. Omi Clic yaitu memungkinkan pengguna untuk bertemu dengan potential match sesuai perhitungan astrologi
3. Dating Ouiz adalah suatu fitur yang menyajikan satu pertanyaan trivia setiap han dan mencocokkan pengguna berdasarkan jawaban tersebut
4. Love Style Test merupakan sebuah analisis mengenai profil dan karakter pengguna yang diadaptasi dari tes tipe kepribadian populer, 16 Personalities Test.
Salah satu konten kreator, Gabriel Prince mengaku terbantu dengan adanya aplikasi tersebut. Terlebih lantaran hadirnya fitur-fitur di Omi.
"Jujur aku kebantu banget sih di zaman sekarang bisa maksimal teknologi buat berbagai hal, termasuk mencari teman baru atau pasangan. Berhubung aku juga sudah berumur 18 tahun dan sudah termasuk dalam legal age untuk mencoba aplikasi Omi, aku pikir aku akan coba. Terutama fitur Telepath yang menurutku oke banget karena bisa kirim voice chat sama potential match kita,” ujar Prince yang dikutip dari keterangannya, Senin (26/9/2022).
Untuk diketahui Aplikasi Omi diluncurkan pada tahun 2019 dengan tujuan mempertemukan generasi muda dengan pasangan atau teman baru melalui platform berbasis teknologi.
Omi menekankan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence atau banyak dikenal sebagai AI) dalam keamanannya. Dimana algoritma AI telah terlatih dengan ratusan juta sampel wajah asli yang digunakan untuk teknologi pengenalan wajah. Seterusnya, swafoto (selfie) para penggunanya diverifikasi oleh tim moderasi 24/7 untuk mengeliminasi akun palsu dan spam.
Tag
Berita Terkait
-
Tragedi Migran: Libya Temukan 2 Kuburan Massal, IOM Kecam Keras
-
4 Potret Rumah Mewah Nenek Aaliyah Massaid, Pantas Santai Kasih Duit Segepok ke Thariq Halilintar
-
Nenek Aaliyah Keturunan Siapa? Enteng Banget Kasih Uang Segepok ke Thariq Halilintar
-
Profil Omi Joyce Rosita Broers, Nenek Aaliyah Massaid Enteng Beri Segepok Uang buat Thariq Halilintar
-
Nangis ke Gus Mus, Istri Cak Nur: Tanpa Rasa Malu Nepotisme Kekuasaan Dipertontonkan ke Depan Rakyat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation