Suara.com - WhatsApp telah menerbitkan rincian kerentanan keamanan kategori "kritis" yang telah ditambal di versi aplikasi yang lebih baru, tetapi masih dapat memengaruhi instalasi lama yang belum diperbarui.
Detailnya diungkapkan dalam pembaruan September, di halaman WhatsApp tentang penasihat keamanan yang memengaruhi aplikasi dan terungkap pada 23 September lalu.
Bug kritis akan memungkinkan penyerang untuk mengeksploitasi kesalahan kode, membiarkan mereka mengeksekusi kode mereka sendiri di smartphone korban setelah mengirim panggilan video yang dibuat khusus.
Kerentanan eksekusi kode jarak jauh adalah langkah kunci dalam menginstal malware, spyware, atau aplikasi berbahaya lainnya pada sistem target.
Pasalnya, kerentanan tersebut memberi peluang bagi penyerang yang dapat digunakan untuk menyusup lebih jauh pada mesin, menggunakan teknik seperti serangan eskalasi hak istimewa.
Kerentanan yang baru-baru ini diungkapkan telah diberi nomor identifikasi CVE-2022-36934 dalam database kerentanan nasional dan diberi skor keparahan 9,8 dari 10 pada skala CVE.
Dilansir laman The Verge, Kamis (29/9/2022), ini setara dengan tingkat ancaman setinggi mungkin: "kritis."
Dalam pembaruan saran keamanan yang sama, WhatsApp juga membagikan detail kerentanan lain — CVE-2022-27492 — yang memungkinkan penyerang mengeksekusi kode setelah mengirim file video berbahaya.
Kerentanan ini mendapat skor 7,8 dari 10, atau tingkat keparahan “tinggi”.
Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp Call Links Uji Obrolan Video 32 Orang
Kedua kerentanan ini ditambal di versi WhatsApp yang baru saja diperbarui dan seharusnya sudah diperbaiki di setiap penginstalan aplikasi yang diatur untuk memperbarui secara otomatis (pengaturan default pada sebagian besar ponsel).
Menurut penasihat keamanan, kerentanan mempengaruhi:
- WhatsApp untuk Android sebelum v2.22.16.12
- WhatsApp Business untuk Android sebelum v2.22.16.12
- WhatsApp untuk iOS sebelum v2.22.16.12
- WhatsApp Business untuk iOS sebelum v2.22.16.12
Selain melindungi dari kemungkinan peretasan, ada lebih banyak alasan untuk memperbarui instalasi WhatsApp kamu.
Pada Senin (26/9/2022), WhatsApp mengumumkan telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna berbagi tautan sekali klik untuk bergabung dengan panggilan grup dan juga menguji penerapan obrolan video terenkripsi 32 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh
-
Daftar HP Samsung yang Terima Update One UI 8.5, Makin Banyak Selain Galaxy S26
-
Pencipta Mortal Kombat Bahas Game Baru, Ingin Hadirkan Karakter Street Fighter
-
realme C100 Jadi HP 8000mAh Termurah 2026, Bisa Dipakai Gaming dan Streaming Seharian