Suara.com - Saat meneliti masalah keamanan perusahaan dari wilayah Asia Pasifik, para ahli Kaspersky mengamati sejumlah kerentanan yang umum digunakan yang disebut ProxyShell dan ProxyLogon.
Hal ini diungkap Kaspersky dalam hasil laporan Digital Footprint Intelligence (DFI).
Eksploitasi untuk kerentanan ini tersedia secara luas di Internet, oleh karena itu, mereka dapat dengan mudah dieksploitasi bahkan oleh penyerang dengan keterampilan rendah.
Meskipun ProxyShell cukup umum di China dan Vietnam, negara-negara yang paling terpengaruh oleh ProxyLogon adalah:
- Di lembaga Pemerintahan – Thailand
- Di sektor Keuangan – Cina
- Di sektor Perawatan Kesehatan – Filipina
- Di sektor Industri – Indonesia
ProxyShell adalah sekelompok kerentanan untuk server Microsoft Exchange - CVE-2021-31206, CVE-2021-31207, CVE-2021-34473, dan CVE-2021-34523.
Grup ProxyLogon mencakup CVE-2021-26855, CVE-2021-26857, CVE-2021-26858, dan CVE-2021-27065.
Kerentanan dari kedua grup tersebut memungkinkan penyerang untuk melewati otentikasi dan mengeksekusi kode sebagai pengguna istimewa.
Pertahanan terbaik terhadap kerentanan ini adalah dengan menjaga sistem publik tetap diperbarui dengan tambalan (patches) dan versi produk terbaru.
Perusahaan juga harus menghindari akses langsung menuju Exchange Server dari Internet.
Baca Juga: Riset: Sektor Energi Indonesia Akan Jadi Sasaran Serangan Siber
Berita Terkait
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen dalam 6 Bulan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya
-
Ini Tantangan Ibu Memenuhi Nutrisi Anak Usia Sekolah
-
Kebakaran TPA Putri Cempo, Polri Kerahkan Helikopter dan Water Cannon untuk Percepatan Pemadaman
-
623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda
-
Kepling Wanita di Medan Ditangkap Kasus Narkoba, Diduga Edarkan Pod Getar
-
Sempol Naik Kelas, Jajanan Pinggir Jalan yang Kini Diburu Kreator Kuliner