Suara.com - Microsoft Teams menjadi berita di mana sebuah perusahaan riset keamanan siber yang berbasis di California, Vectra, telah menemukan kelemahan berpotensi serius dalam versi desktop.
Token autentikasi disimpan dalam teks biasa, membuatnya rentan terhadap serangan pihak ketiga.
Masalah ini memengaruhi Microsoft Teams berdasarkan kerangka kerja Electron perusahaan, yang berjalan di mesin Windows, macOS, dan Linux.
Vectra mengatakan bahwa kredensial ini secara teoritis dapat dicuri oleh penyerang yang memiliki akses sistem lokal atau jarak jauh.
Microsoft menyadari kerentanan ini, meskipun perusahaan tampaknya tidak terburu-buru untuk memperbaikinya.
Meskipun platform Electron memudahkan pembuatan aplikasi untuk desktop, platform ini tidak menyertakan langkah-langkah keamanan penting seperti enkripsi atau lokasi file yang dilindungi sistem, standar.
Peneliti keamanan terus-menerus mengkritik kerangka kerja ini, meskipun Microsoft belum menganggapnya sebagai masalah serius.
Situs berita cybersecurity Dark Reading (melalui Engadget) mendekati perusahaan untuk mengomentari kerentanan Teams dan mengatakan celah keamanan ini tidak memenuhi standar kami untuk layanan.
Menurutnya, penyerang atau penjahat siber bisa akses ke jaringan sasaran, sebagaimana melansir laman Android Police, Senin (19/9/2022).
Baca Juga: Cara Memperbaiki Product Activation Failed di Excel
Namun, perusahaan tidak mengesampingkan kemungkinan perbaikan yang diluncurkan di masa depan.
Berita Terkait
-
Investasi SDM, Pengajar Indonesia Akselerasi Kompetensi AI Bersama Microsoft
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Hindari GTA 6, Peluncuran Game Fable Diprediksi Alami Penundaan
-
Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya
-
Bocoran Game Call of Duty 2026, Modern Warfare 4 Dalam Pengembangan?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch