Suara.com - YouTube mempermudah pembuat konten untuk mengarahkan penontonnya ke saluran mereka.
YouTube mengumumkan aturan baru, cara baru bagi pembuat konten untuk mengidentifikasi saluran mereka.
Penggunaan format @namapengguna (@username) untuk berinteraksi dengan pemirsa mereka di YouTube Shorts, halaman saluran, dalam deskripsi video, dalam komentar, dan banyak lagi.
Dilansir laman Techcrunch, Selasa (11/10/2022), aturan baru ini akan tersedia untuk semua orang di YouTube.
"Kamu tidak perlu menjadi pembuat konten dengan ukuran tertentu atau jumlah pelanggan untuk mengklaim @pegangan unik Anda sendiri," kata YouTube.
Aturan baru dan @namapengguna umum di media sosial, termasuk di situs-situs seperti Facebook, Instagram, Twitter, Telegram, dan lainnya.
Selama ini, YouTube hanya menawarkan dukungan terbatas untuk format tersebut.
Hal ini memungkinkan pembuat konten menyebutkan saluran dalam judul dan deskripsi video dengan simbol @, atau menyebut pengguna lain di obrolan Langsung YouTube, misalnya.
Tetapi opsi @username tidak tersedia di area dan diskusi lain. Sebagai gantinya, kamu harus membalas komentar pengguna YouTube lain untuk menandai mereka.
Baca Juga: Seorang Pengguna YouTube Kena Retas Versi Spyware, Waspada!
Namun, dengan ekspansi YouTube ke wilayah TikTok dengan YouTube Shorts, perusahaan sekarang ingin lebih meniru cara aplikasi video milik ByteDance, mendorong pengguna untuk terlibat dalam diskusi bolak-balik melalui video pendek mereka dan dalam diskusi dan video yang dihasilkan.
Agar berfungsi, itu memerlukan penggunaan @namapengguna atau @handles sebagaimana YouTube menyebutnya.
YouTube mengatakan bahwa aturan baru akan muncul di halaman saluran dan Shorts, menjadikannya “dapat dikenali secara instan dan konsisten” di seluruh platform.
Setelah pegangan diluncurkan sepenuhnya, pengguna akan dapat @menyebut orang lain di komentar, pos komunitas, deskripsi video, dan di tempat lain.
Meskipun pegangan ini tidak akan menggantikan nama saluran itu sendiri, mereka akan menjadi unik di seluruh YouTube, memungkinkan pembuat konten untuk membuat kehadiran yang berbeda untuk diri mereka sendiri di platform.
Dukungan untuk pegangan akan mulai diluncurkan secara bertahap, mulai minggu depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan